Sejumlah santri di Pondok Pesantren Nurul Izzah dijemput family dan dipulangkan setelah pengasuh pondok pesantren berinisial T ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap santriwatinya.
Para santri mulai dijemput family dan dipulangkan sejak Sabtu (14/6) malam.
"Kalau santrinya hari ini tadi sudah pulang semuanya, sudah pulang semuanya infonya tadi," kata Sekjen Ormas Yakuza Manages Pusat Rizky Bagus kepada wartawan, Senin (15/6).
Ketua RT setempat, Pondi, mengaku kasus ini sudah mencuat sejak 20 tahun lalu.
"Tapi kami mendukung (penyegelan), ya jika ada nan melakukan tindakan asusila, monggo dihukum, dihukum jika melakukan tindakan asusila," ujar Pondi.
Pondi menyebut ponpes di daerahnya mempunyai sekitar 30 santriwati.
"Baru berdiri nan sini, duluan nan di RT sebelah. Kalau masalah tahun kita lupa, tapi sekitar 7 tahunanlah," ungkapnya.
T sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Ia juga telah ditahan untuk menjalani proses hukum.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·