loading...
Samsung Umumkan Berhenti Jualan TV. Foto/ Korean Times
BEIJING - Samsung Electronics secara resmi telah berakhir menjual beberapa produk elektronik termasuk televisi (TV) dan peralatan rumah tangga di pasar China, efektif baru-baru ini.
Seperi dialnsir dari Korean Times, Langkah ini melibatkan beragam lini produk termasuk monitor, AC, lemari es, mesin cuci, sistem audio, proyektor, dan penyedot debu, menyusul persaingan ketat dari perusahaan lokal Tiongkok dan tekanan biaya lantaran tarif perdagangan.
Nilai pasar Samsung melampaui USd1 triliun menyusul lonjakan chip AI
Raksasa teknologi Korea Selatan itu mengatakan sedang mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan akibat pada pengguna dan mempelajari corak support nan tepat untuk mitra upaya nan terkena dampak.
Keputusan itu dibuat setelah upaya TV dan peralatan rumah tangga perusahaan mencatat kerugian terus-menerus, di samping ketidakpastian pasar nan dipengaruhi oleh kebijakan tarif perdagangan AS di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.
Meskipun tetap menjadi produsen TV terbesar di bumi tahun lalu, posisi Samsung sekarang sangat terancam oleh merek lokal seperti TCL, nan juga berkolaborasi dengan Sony untuk memproduksi TV generasi baru.
Namun, Samsung bakal terus menjual smartphone di China meskipun menghadapi persaingan ketat di segmen perangkat seluler.
Kinerja upaya konsumen perusahaan dilaporkan kontras dengan sektor semikonduktor, nan mencatat lonjakan untung lebih dari tujuh kali lipat, didorong oleh permintaan tinggi untuk komponen memori secara global.
(wbs)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·