Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Selasa, 02 Juni 2026 |17:52 WIB

Ramos Horta Bicara Perdamaian Timor Leste hingga Konflik Palestina-Israel
JAKARTA - Presiden ke-4 dan ke-7 Timor Leste Jose Ramos-Horta menyambagi Indonesia dan membagikan pandangannya mengenai rekonsiliasi nasional, penyelesaian bentrok internasional, hingga tantangan nan dihadapi area Asia Tenggara, Selasa (2/6/2026).
Peraih Nobel Perdamaian tersebut menegaskan, bahwa perdamaian tidak selalu kudu ditempuh melalui jalur pengadilan alias penghukuman terhadap pihak-pihak nan terlibat dalam bentrok masa lalu.
Menurutnya, pengalaman Timor Leste menunjukkan bahwa rekonsiliasi dan keberanian untuk memandang masa depan menjadi fondasi krusial dalam membangun bangsa pascakonflik.
Ramos-Horta mengungkapkan bahwa setelah Timor Leste meraih kemerdekaan, pemerintah memilih pendekatan rekonsiliasi dengan Indonesia dibandingkan membawa seluruh persoalan masa lampau ke proses norma nan berkepanjangan.
“Jika kami mulai mengadili semua orang nan pernah berada di pihak berbeda, lampau dari mana kami kudu memulainya?” ujarnya dalam sebuah obrolan nan diadakan ERIA School of Government di Kantor ERIA Sentral Senayan, Jakarta.
Saat berbincang mengenai hubungan Timor-Leste dan Indonesia, Ramos Horta menyebut rekonsiliasi antara kedua negara sebagai salah satu kisah perdamaian nan paling krusial di Asia Tenggara.
Dia mengenang peran sejumlah tokoh Indonesia, termasuk B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Soekarnoputri, nan turut membuka jalan bagi proses transisi Timor-Leste menuju kemerdekaan.
“Hubungan nan terjalin saat ini menunjukkan bahwa persahabatan dapat tumbuh apalagi dari sejarah nan penuh tantangan,” ujarnya.
Ramos-Horta juga menyoroti bentrok nan tetap berjalan di beragam bagian dunia, termasuk bentrok Israel dengan Palestina. Ia menilai tidak ada pihak nan betul-betul bakal memperoleh kemenangan melalui perang nan berkepanjangan.
“Solusi dua negara tetap menjadi jalan nan paling realistis untuk mencapai perdamaian nan berkelanjutan,” katanya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·