Samanhudi Eks Terpidana Korupsi dan Perampokan Jadi Ketua KONI Blitar

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Samanhudi Anwar seusai terpilih menjadi Ketua KONI Blitar 2026-2030, di Blitar, Selasa (19/5/2026). Foto: Istimewa

Samanhudi Anwar, mantan terpidana kasus korupsi dan perampokan, terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar periode 2026-2030.

Pemilihan berjalan dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) nan digelar pada Selasa (19/5). Samanhudi meraih 22 suara, sedangkan rivalnya, Tony Andreas, memperoleh 15 suara.

Samanhudi, politikus PDI Perjuangan nan pernah menjadi Wali Kota Blitar ini memberikan penjelasan bahwa dia mau KONI dipimpin oleh putra daerah.

"Saya ini sebetulnya enggak pengen jadi Ketua KONI. Karena dorongan dari teman-teman, ya toh? Dari teman-teman cabor untuk melakukan, gimana KONI bisa dikenakan original putra daerah," ujar Samanhudi usai pemilihan, sebagaimana video nan diterima kumparan pada Senin (25/5).

Dalam kesempatan itu, Samanhudi menyindir Pemda.

"Saya sayangkan, kenapa Pemda terlalu intervensi? Itu. Apakah enggak ada cabor-cabor ini nan berkualitas? Enggak perlulah kita mengangkat dari luar," ujarnya.

Ia melanjutkan, "Kalau ada umpamanya calon itu dari Wakil Wali Kota, saya mundur. Ini menurut saya grade-nya lebih turun. Pas jadi Wali Kota masa jadi KONI? Saya tadi sampaikan, saya bakal mundur, tapi enggak hari ini. Besok, lah hari ini KONI naik, kan gitu. Bukan nan saya enggak seneng KONI. Ini nilai diri, marwahnya KONI."

"KONI kudu putra daerah, kok. Enggak perlu begitu. Dan dinas-dinas, khususnya Wali Kota, enggak perlu ikut-ikut ini. Biar berjalan, berjalan. Ini satu-satunya, satu-satunya nan berani menyalurkan aspirasi bahwa kita enggak ada dari apa? Apa itu? Ada permainan politik dari pemerintah," kata Samanhudi.

Profil Samanhudi

Samanhudi Anwar pernah menjabat sebagai Wali Kota Blitar selama dua periode, ialah periode 3 Agustus 2010-3 Agustus 2015 dan 17 Februari 2016-15 Februari 2019.

Pada periode pertama, dia berpasangan dengan Purnawan Buchori sebagai wakilnya. Sedangkan periode kedua, wakilnya ialah Santoso nan sekarang menjabat sebagai Wali Kota Blitar.

Samanhudi nan lahir di Blitar, 8 Oktober 1957, itu menapaki pekerjaan politik sebagai kader PDI Perjuangan. Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Blitar.

2023 Jadi Otak Perampokan

Otak pelaku perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar ialah mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar (tengah) saat digiring menuju gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Jumat (27/1/2023). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Pada Jumat (27/1/2023), Samanhudi ditangkap polisi lantaran dia menjadi otak perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar, Santoso.

Polisi mengatakan Samanhudi memberikan info kondisi di dalam rumah dinas Wali Kota tersebut sehingga dapat melancarkan tindakan perampokan nan tepat.

2018 Korupsi

KPK tahan Wali Kota Blitar (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Pada 8 Juni 2018, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Samanhudi sebagai tersangka kasus suap proyek pembangunan gedung sekolah SMPN 3 Blitar.

Penetapan itu berasal dari aktivitas operasi tangkap tangan KPK di Blitar pada 6 Juni 2018. Setelah sempat dinyatakan DPO, Samanhudi akhirnya menyerahkan diri ke instansi KPK pada tanggal 8 Juni 2018 malam hari.

Setelah menjalani pemeriksaan, Samanhudi langsung ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat oleh KPK.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan