Saksi Lihat Cahaya Putih Sebelum Ledakan di Grand Polonia Medan

Sedang Trending 6 hari yang lalu
Kondisi rumah nan hancur usai ledakan di Kompleks perumahan Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (20/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Ledakan pipa gas terjadi di Perumahan Grand Polonia, Kota Medan, pada Senin (20/7) sekitar pukul 15.30 WIB. Ledakan tersebut diduga berasal dari kebocoran pipa gas bawah tanah.

Salah satu saksi mata, Danu (43), seorang pekerja bangunan, menceritakan detik-detik terjadinya ledakan. Saat itu dia sempat memandang sinar putih sebelum terdengar bunyi ledakan.

Saat kejadian, Danu sedang memperbaiki kaca jendela rumah lantai empat nan berada tepat di depan rumah letak ledakan.

"Ledakan duar. Kaca kami pecah di sini. Saya kerja di rumah depan rumah nan meledak itu," kata Danu saat ditemui di lokasi, Selasa (21/7).

"Pas saya buka jendela, hitungan satu detik saja, saya geser tangga, terus muncul semburan sinar putih, baru 'boom'. Saya terpental ke atas," ucap Danu.

Akibat ledakan tersebut, Danu sempat terpental dan langsung berlari keluar dari rumah tempat dia bekerja. Tidak lama kemudian, dia mendengar bunyi seseorang meminta tolong dari arah rumah nan meledak.

Danu kemudian memandang seorang pengemudi terjebak di dalam mobil berwarna hitam dan berupaya menolongnya.

"Ketika saya merekam, ada bunyi minta tolong, 'Tolong, Bang'. Saya bantu keluarkan sopirnya. Saya minta support orang di sekitar. Berempat kami tarik pintu mobil itu. Kebetulan dia sedang melintas, untung selamat," ujar Danu.

Sopir tersebut akhirnya sukses dievakuasi dan tidak mengalami luka. Menurut Danu, saat kejadian hanya ada pengemudi di dalam mobil. Korban terjepit di bagian bangku pengemudi, sementara sisi kiri mobil tertimpa besi.

Bayi Terluka

Setelah membantu sopir, Danu memandang seorang bayi di area perumahan tersebut dalam kondisi terluka dan tubuhnya bergelimang darah. Namun, dia tidak dapat langsung menolong lantaran tetap berupaya menyelamatkan sopir.

"Enggak ada (bantu lagi). Saya hanya lihat ada bayi di atas, sudah luka-luka dan bergelimang darah. Saya minta tolong pekerja gedung di situ untuk mendobrak pintu dan menyelamatkan bayi," katanya.

Danu mengatakan bayi tersebut akhirnya sukses diselamatkan dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

"Baru dijebol sama orang itu, selamat bayi itu, lampau dibawa lari ke rumah sakit," ujarnya.

Bau Gas

Danu juga mengaku mencium aroma gas setelah ledakan terjadi. Namun, dia belum mengetahui jenis gas nan diduga menjadi penyebab ledakan.

"Saya enggak tahu gas apa. Pokoknya semua nan ada di area situ mencium aroma gas," katanya.

Ia menambahkan, setelah ledakan sempat muncul asap dari letak kejadian, tetapi kemudian menghilang.

"Timbul asap dari atas, terus hilang," pungkas Danu.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan