Sabar/Reza(MI/Khoerun Nadif Rahmat)
PASANGAN dobel putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani mengakui kepercayaan diri mereka sempat menurun akibat rentetan hasil kurang memuaskan pada awal musim.
Namun, support penonton Istora Senayan membantu pasangan non-Pelatnas itu kembali menemukan performa terbaik hingga menembus perempat final Indonesia Terbuka 2026.
Pasangan dobel putra Indonesia, Sabar/Reza, melangkah ke perempat final Indonesia Terbuka 2026 setelah menaklukkan wakil Tiongkok, Huang Di/Liu Yang, dengan skor 21-15, 15-21, dan 21-17 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/6).
Reza mengungkapkan hasil kurang memuaskan dalam beberapa turnamen terakhir turut memengaruhi mental bertanding mereka.
"Mungkin semua juga tahu hasil dari awal tahun sampai sekarang pun kita juga kurang bagus. Cuman mungkin kadang semua atlet emang merasakan naik turunnya. Dan kita juga berada di posisi agak sedikit, gimana ya, kita di posisi di bawah sekarang ini," kata Reza.
Ia mengakui rasa takut kalah kerap muncul saat bertanding dan mengganggu performanya di lapangan.
"Karena hasilnya kurang bagus jadi mempengaruhi pikiran jadi setiap main tuh juga ada takut kalah, takut kalah kayak gitu. Jadi itu sih kadang pikiran itu agak sedikit mengganggu di pas kita main," ujar Reza.
Meski demikian, pasangan nan dibina oleh pembimbing Hendra Setiawan itu perlahan mulai menemukan kembali kepercayaan diri mereka. Sabar menilai aspek nonteknis menjadi salah satu kunci kebangkitan tersebut.
"Saya ada psikolog pribadi gimana caranya buat manage mental, gimana caranya ketika kita lagi tidak sesuai dengan apa nan diharapkan tapi kita bisa kembali lagi ke performa awal," kata Sabar.
"Nah itu sangat tidak mudah tapi perlahan alhamdulillah sudah mulai kembali lagi. Mudah-mudahan performa kita dari Indonesia Open ini sampai ke depannya grafiknya naik terus," lanjutnya.
Selain aspek mental, support penonton di Istora Senayan juga disebut memberikan suntikan daya besar sepanjang pertandingan.
"Untuk penonton di Istora sangat luar biasa hari ini. Kita juga sangat terbantu, terdukung oleh penonton nan berada di Istora. Dan di akhir-akhir poin pun juga kita sempat ada sedikit panik, hanya lantaran pendukung di Istora sangat ramai, jadi kita PD-nya nambah lagi," ujar Reza.
Senada dengan rekannya, Sabar mengatakan atmosfer Istora memberikan motivasi tambahan terutama saat memasuki poin-poin krusial.
"Benar-benar sangat memotivasi, terutama saya pribadi tadi dari set awal sampai set akhir pendukung Istora terus support kita berdua. Bahkan tadi di poin-poin genting pun mereka support-nya sangat luar biasa," kata Sabar.
Hasil itu sekaligus mengakhiri rangkaian hasil kurang memuaskan nan mereka alami dalam beberapa turnamen terakhir. Reza mengaku berterima kasih bisa kembali menembus perempat final di hadapan publik sendiri.
"Di sini kita bisa sampai perempat final sih saya sendiri sangat berterima kasih dan happy banget lah pokoknya," ujarnya. (Ndf)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·