Presiden Prabowo Subianto mengutip Surat Al-Baqarah ayat 191 saat mengingatkan para master agar tidak melontarkan fitnah. Dia menegaskan, apa nan dilakukannya untuk memandang Indonesia sejahtera.
"Saya berjanji untuk memandang Indonesia sejahtera. Itu sumpah saya," kata Prabowo dalam sambutannya pada puncak seremoni HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Jumat (18/9) malam.
“PAN kan lahir dari reformasi. PAN punya juga pedoman agamis ya. Kalau tidak salah apakah ada sabda ya nan bunyinya apa? Fitnah itu lebih sadis dari pembunuhan. Ada ya? Ada. Surah Al-Baqarah ayat 191,” tutur Prabowo.
Lebih lanjut, dia mengingatkan agar para cerdas pandai maupun pihak nan mempunyai kepakaran tetap menjunjung kejujuran dalam menyampaikan pendapat.
“Fitnah itu lebih sadis daripada pembunuhan. Ada beberapa master saking pakarnya dia melontarkan fitnah, saudara-saudara. Tapi sudahlah. Kita bangsa nan besar, bangsa nan kuat, saya pun mencatat saja,” ujarnya.
Kata Prabowo, dia bakal mengampuni pihak-pihak nan menyampaikan tuduhan andaikan mereka menyadari kesalahannya. Namun, dia tetap mengingatkan pentingnya kejujuran intelektual.
"Ada beberapa pakar, saking pakarnya dia melontarkan fitnah, saudara-saudara. Tapi sudahlah, kita bangsa nan besar, bangsa nan kuat. Saya pun mencatat saja," ucapnya.
“Kalau dia sadar saya maafkan. Tapi saya ingatkan, jika Anda punya kepintaran, jika Anda punya kepakaran, jangan lupa seorang cerdas pandai itu kudu jujur. Itu namanya kejujuran intelektual. Intellectual honesty,” lanjutnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·