Feby Novalius
, Jurnalis-Rabu, 03 Juni 2026 |13:59 WIB

Bank Indonesia (BI) merespons pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) nan menyentuh Rp17.948. (Foto: Okezone.com)
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merespons pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) nan menyentuh Rp17.948 per dolar AS alias turun 0,61%. BI menyatakan bakal terus mencermati perkembangan pasar finansial dunia dan domestik serta senantiasa datang di pasar dengan mengambil langkah-langkah nan diperlukan secara konsisten dan terukur guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat ketahanan eksternal.
"Bank Indonesia juga terus berada di pasar dengan mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan nan dimiliki untuk memastikan sistem pasar melangkah dengan baik dan menjaga kecukupan likuiditas valas guna turut mendukung stabilitas pasar keuangan," ujar Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, Rabu (3/6/2026).
Mulai 2 Juni 2026, Bank Indonesia telah memberlakukan ketentuan pemisah (threshold) transaksi pembelian kurs asing (valas) terhadap rupiah tanpa underlying menjadi USD25.000 per pelaku per bulan.
Selain itu, Bank Indonesia terus mendorong penggunaan mata duit lokal dalam kerja sama bilateral melalui skema Local Currency Transaction (LCT) sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan memitigasi akibat volatilitas nilai tukar.
"Kerja sama tersebut telah terjalin dengan Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab," katanya.
Bank Indonesia memandang stabilitas nilai tukar rupiah memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, bumi usaha, dan pelaku pasar guna memastikan sistem pasar melangkah dengan baik serta memperkuat ketahanan eksternal perekonomian nasional.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan buletin ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·