Rupiah Ditutup Menguat ke Rp16.802 per Dolar AS

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 23 Februari 2026 |15:56 WIB

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp16.802 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup naik 86 poin alias sekitar 0,51 persen ke level Rp16.802 per dolar AS pada akhir perdagangan Senin (23/2/2026).

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal ialah pasar terus mengawasi putaran ketiga pembicaraan nuklir antara AS dan Iran dengan angan bahwa ketegangan dapat mereda.

"Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa ada kesempatan bagus untuk mencapai solusi diplomatik dan bahwa solusi tersebut berada dalam jangkauan mereka, komentar nan ditafsirkan pasar sebagai sinyal kesediaan untuk berkompromi," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Kemudian, Presiden Trump mengatakan akhir pekan lampau bahwa dia bakal mengenakan tarif 10 persen pada impor dunia selama 150 hari berasas Pasal 122 undang-undang perdagangan AS, setelah Mahkamah Agung AS membatalkan rezim tarif sebelumnya nan lebih luas.

Pemerintah AS kemudian meningkatkan tarif menjadi 15 persen, maksimum nan diizinkan berasas undang-undang tersebut, nan meningkatkan kekhawatiran tentang tindakan jawaban dan potensi gangguan pada rantai pasokan global. Ketidakpastian mengenai lama dan cakupan tarif, serta kemungkinan tantangan norma dan kongres, menambah volatilitas pasar.

Sementara itu, rilis info Produk Domestik Bruto (PDB) untuk kuartal keempat tahun lampau menurun dari 4,4 persen menjadi 1,4 persen secara YoY, nan disebabkan oleh penutupan pemerintah AS selama 43 hari.

Sementara Data PCE inti terbaru semakin memperkuat pandangan bahwa Fed mungkin bakal mempertahankan suku kembang tetap dalam beberapa bulan mendatang. PCE inti tingkat tahunan meningkat menjadi 3,0 persen dari 2,8 persen, tetap di atas sasaran 2 persen bank sentral.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com