RS Dharmais Terapkan Teknologi Pemeriksaan Genetik untuk Maksimalkan Terapi Kanker

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
RS Dharmais Terapkan Teknologi Pemeriksaan Genetik untuk Maksimalkan Terapi Kanker RS Dharmais Jakarta.(Dok. Kemenkes)

PUSAT Kanker Nasional Rumah Sakit Kanker Dharmais resmi mulai menerapkan teknologi Next-Generation Sequencing (NGS), Next-Generation Sequencing, ialah teknologi modern untuk membaca urutan materi genetik (DNA dan RNA) secara massal, cepat, dan akurat, untuk memperkuat jasa diagnostik presisi. Langkah inovatif ini ditujukan unik bagi pasien kanker payudara, kanker paru, dan Leukemia Limfositik Kronis (CLL).

Direktur Utama RS Kanker Dharmais, dr. Eniarti, menjelaskan bahwa penguatan jasa diagnostik presisi menjadi krusial mengingat tingginya kasus kanker di Indonesia serta kompleksitas karakter penyakit nan berbeda pada setiap individu.

"Kolaborasi strategis ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan kapabilitas penanganan kanker, khususnya melalui penguatan jasa diagnostik presisi," ujar dr. Eniarti dalam bertemu pers di Jakarta, Kamis (4/6).

Pemetaan Biomarker nan Komprehensif

Kanker tetek dan kanker paru hingga sekarang tetap mendominasi kasus kanker di tanah air. Teknologi NGS datang sebagai solusi medis mutakhir nan memungkinkan pemetaan biomarker genomik secara menyeluruh, baik melalui sampel jaringan maupun darah.

Dengan teknologi ini, tim medis dapat memperoleh gambaran molekuler nan lebih rinci. Hal ini sangat membantu master dalam menentukan langkah penanganan nan paling sesuai dengan kondisi spesifik pasien alias personalized medicine.

Dokter ahli penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi medik RS Kanker Dharmais, dr. Eka Widya Khorinal, menambahkan bahwa NGS bisa memeriksa beragam biomarker genomik hanya dalam satu kali prosedur pemeriksaan.

"Dengan info molekuler nan lebih lengkap, master dapat memahami karakter penyakit pasien secara lebih mendalam, mempercepat penentuan strategi pengobatan, serta mendukung keputusan terapi nan lebih tepat sasaran," jelas dr. Eka.

Pendukung Terapi Stadium Lanjut

Pentingnya info biomarker juga ditekankan oleh master Arif Riswahyudi Hanafi,  ahli paru konsultan onkologi toraks. Menurutnya, info ini sangat vital bagi pasien kanker paru, terutama nan terdiagnosis pada stadium lanjut.

"Pemeriksaan molekuler nan komprehensif membantu master memahami karakter biologis penyakit secara spesifik sehingga keputusan terapi didukung oleh info nan kuat," tuturnya.

Senada, dr. Abdul Muhaimin Husein, ahli bedah onkologi, mengingatkan bahwa kanker tetek bukanlah penyakit nan seragam. Pasien dengan pemeriksaan nan sama bisa mempunyai respons terapi kanker nan berbeda tergantung profil genetiknya.

Melalui penerapan NGS, RS Kanker Dharmais berambisi dapat memperluas akses pasien terhadap diagnostik mutakhir berbasis bukti (evidence-based). Inovasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memperbaiki luaran klinis alias nomor kesembuhan pasien kanker di Indonesia. (Ant/H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑