Rokok, Begadang, dan Malas Gerak Bisa Ganggu Kesehatan Seksual Pria, Ini Kata Dokter!

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Rokok, Begadang, dan Malas Gerak Bisa Ganggu Kesehatan Seksual Pria, Ini Kata Dokter!

Mitos alias kebenaran soal pria. (Foto: Freepik)

DISFUNGSI ereksi selama ini kerap dianggap sebagai masalah nan hanya dialami laki-laki berumur lanjut. Padahal, kondisi ini juga bisa terjadi pada pria muda.

Apalagi, jika laki-laki muda tersebut mempunyai style hidup nan kurang sehat, mereka wajib lebih waspada. Sebab, ada kebenaran menarik nan diungkap dokter.

Pria Disfungsi Ereksi

1. Kebiasaan Cowok Perkotaan

Dokter Kulit dari RS Columbia Hospital Pulomas, dr. Radema Maradong Ayu Pranata, Sp.DVE, mengatakan dugaan bahwa kebiasaan unik laki-laki perkotaan seperti sering duduk seharian di depan laptop, malas bergerak, merokok, vaping, dan sering begadang tidak ada hubungannya dengan disfungsi ereksi merupakan sebuah mitos.

Dokter dan master kesehatan menyebut bahwa beragam kebiasaan tersebut justru dapat meningkatkan akibat gangguan ereksi sejak usia muda. Pasalnya, kegunaan ereksi sangat berjuntai pada kesehatan pembuluh darah, keseimbangan hormon, serta kondisi bentuk dan mental seseorang.

"Ada banget hubungannya ngerokok dengan disfungsi ereksi. Begadang, ada rokok dan minum, itu kacau lagi," ujar dr. Dema.

2. Merokok, Vaping, dan Terlalu Lama Duduk Jadi Faktor Risiko

Merokok menjadi salah satu aspek nan paling sering dikaitkan dengan disfungsi ereksi. Kandungan nikotin dan beragam unsur kimia lainnya dapat merusak pembuluh darah serta menghalang aliran darah ke penis. Akibatnya, keahlian untuk mencapai dan mempertahankan ereksi dapat terganggu.

Hal serupa juga bertindak pada penggunaan rokok elektronik alias vaping. Meski sering dianggap lebih kondusif dibandingkan rokok konvensional, vaping tetap mengandung nikotin nan dapat berakibat pada kesehatan pembuluh darah dan kegunaan seksual pria.

Gaya hidup sedentari alias terlalu banyak duduk juga dapat memengaruhi kesehatan seksual. Aktivitas nan minim membikin tubuh lebih rentan mengalami obesitas, gangguan metabolisme, diabetes, hingga penyakit jantung nan semuanya merupakan aspek akibat disfungsi ereksi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com