Kuasa norma Rizky Billar, Sadrakh Seskoadi, membantah berita soal dugaan perselingkuhan antara kliennya dengan putri dari presenter Ramzi, Asila Maisa. Selain tidak benar, Sadrakh menilai berita itu sudah mengganggu kenyamanan banyak pihak.
"Tentu ini sangat tidak betul dan mengganggu kehidupan pribadi serta ahli saudari Asila nan mempunyai hubungan sosial dan pekerjaan," ujar Sadrakh Seskoadi kepada wartawan di Jakarta.
Lebih lanjut, pemberitaan ini menurut Sadrakh juga menimbulkan kerugian nan tak hanya mengenai soal imej publik, melainkan juga beban psikologis bagi korban nan menerima fitnah.
"Pemberitaan ini menimbulkan kerugian besar bagi Rizky Billar maupun pihak lain nan ikut menjadi korban tuduhan tersebut," ucap Sadrakh.
Oleh lantaran itu, langkah norma jadi jalan terakhir nan ditempuh Billar untuk menyudahi tuduhan tersebut. Langkah ini, kata Sadrakh, ditempuh bukan semata untuk kliennya, melainkan juga untuk melindungi nama baik Asila Maisa.
"Upaya ini kami lakukan demi melindungi harkat dan martabat Mbak Asila Maisa," ungkap Sadrakh.
"Jujur, postingan nan beredar saat ini narasinya menyebut Rizky Billar melakukan perselingkuhan, mempunyai anak, dan melakukan upaya untuk menceraikan Lesti Kejora lantaran menjalin hubungan tertentu dengan saudari Asila," sambungnya.
Langkah norma nan diambil Billar turut mendapat support dari Lesty Kejora.
"Lesty sangat mendukung upaya norma ini. Seperti kita ketahui, sebelumnya Lesty juga sempat menjadi korban rumor giveaway dan sebagainya, maka sikapnya saat ini sangat mendukung langkah tegas nan ditempuh," kata Sadrakh.
Terakhir, Sadrakh berambisi si pelaku bisa menghentikan tindakannya mengingat tindakan tersebut telah merugikan banyak pihak.
"Kami mengimbau agar para pelaku segera menghentikan tindakannya dan segera menyerahkan diri. Pasal nan kami siapkan adalah pasal berlapis dengan ancaman balasan nan cukup berat," kata Sadrakh.
"Kami berambisi kejadian ini memberikan pengaruh jera agar tidak ada lagi orang lain nan menjadi korban di masa depan," tutupnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·