Risiko gangguan mental ayah meningkat signifikan setahun pascakelahiran anak.(Dok. Magnific)
PENELITIAN terbaru menunjukkan bahwa akibat gangguan kesehatan mental tidak hanya menghantui ibu, tetapi juga ayah, dengan peningkatan signifikan nan terjadi sekitar satu tahun setelah kelahiran anak. Temuan ini menekankan pentingnya perhatian psikologis bagi kedua orang tua selama masa transisi menjadi family baru.
Studi nan dipublikasikan dalam jurnal JAMA Network Open ini dipimpin oleh peneliti dari Karolinska Institutet, Swedia. Tim mahir menganalisis info kesehatan ribuan ayah sebelum, selama, dan sesudah masa kehamilan pasangan mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa meski pemeriksaan gangguan psikologis condong rendah pada bulan-bulan awal, nomor depresi dan gangguan stres meningkat tajam saat anak memasuki usia satu tahun.
Para peneliti mengidentifikasi bahwa peningkatan akibat ini dipicu oleh akumulasi tekanan jangka panjang. Setelah tahun pertama kehidupan anak, ayah mulai menghadapi tuntutan besar dalam membagi waktu antara pekerjaan, tanggung jawab pengasuhan, kebutuhan ekonomi, serta berkurangnya waktu rehat secara drastis.
Kondisi psikologis ayah mempunyai akibat domino terhadap stabilitas keluarga. Ayah nan mengalami depresi alias stres berat berisiko kesulitan membangun ikatan emosional dengan anak dan mengalami penurunan kualitas hubungan dengan pasangan. Hal ini sejalan dengan ulasan dalam Nature Reviews Psychology nan menyebut bahwa kesehatan mental orang tua selama 1.000 hari pertama kehidupan anak sangat menentukan perkembangan emosional anak di masa depan.
Menanggapi temuan ini, para mahir mendorong tenaga kesehatan untuk memperluas cakupan skrining kesehatan mental. Skrining depresi pascapersalinan sebaiknya tidak hanya menyasar ibu, tetapi juga melibatkan ayah guna penemuan dini.
Dukungan dari lingkungan kerja, akses jasa konseling, serta edukasi mengenai tanda-tanda depresi dinilai menjadi kunci utama. Dengan support nan tepat, tekanan psikologis selama masa transisi menjadi orang tua dapat diminimalkan demi menjaga kesejahteraan seluruh personil keluarga. (JAMA Network Open/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·