Ribuan Sarjana Kedokteran Gagal Lolos Uji Kompetensi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Ribuan Sarjana Kedokteran Gagal Lolos Uji Kompetensi Menteri Kesehetan Budi Gunadi Sadikin(ANTARA/BAYU PRATAMA)

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan banyak master nan sudah lulus sarjana kedokteran tapi kemudian tidak lulus uji kompetensi oleh Fakultas Kesehatan di Indonesia.

"Artinya jika rupanya dia banyak meluluskan sarjana kedokteran tapi kemudian tidak lulus-lulus uji kompetensi artinya kudu dikurangi kuotanya sampai mereka betul-betul bisa memperbaiki kualitas pendidikannya mereka," kata Budi di Senayan, Jakarta, Kemarin (8/6).

Ia mengungkap bahwa nomor retaker alias tes ulang di Indonesia tetap tinggi. Ada 63% nan ujiannya dibawah 3 kali, ada 37% nyaris 1.000 nan sudah 3 kali ujian tidak lulus-lulus, dan ada sekitar 297 orang jika tidak lulus sekali lagi bakal lenyap haknya untuk lulus.

Selain itu, dari segi pembiayaan Kemenkes juga mendapat masukan bahwa ketika mahasiswa tidak lolos ujian kompetensi dan tidak sekolah lagi, mereka mengeluh lantaran tetap kudu bayar duit sekolah. Ada nan 30 persen, 50 persen, dan ada nan kudu bayar pengarahan belajar.

Oleh lantaran itu, Budi mengusulkan jika ada mahasiswa nan tidak lolos uji kompetensi di beberapa pelajaran maka tidak perlu mengulang semua. Cukup pelajaran nan tidak lolos saja nan perlu diulang.

"Kita juga bicara dengan Konsil Kesehatan Indonesia apakah memungkinkan nan diulang memang kompetensinya tidak lulus saja," ujar dia.  

Diketahui bahwa gap kebutuhan master umum di wilayah tetap sangat tinggi. Tanpa percepatan produksi maka bakal ada gap sekitar 93.200 master umum secara nasional untuk 10 tahun ke depan. Dengan lulusan master umum dalam setahun ada sekitar 12.000 hingga 14.000 untuk mengejar gap itu. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia