Ilustrasi(magnific)
MENJAGA keelokan mata melalui riasan sering kali menjadi kebutuhan untuk menunjang penampilan. Namun, di kembali tampilan mata nan tajam dan menawan, terdapat akibat kesehatan nan mengintai jika kebersihan tidak dijaga dengan ketat. Dokter ahli mata lulusan Universitas Padjadjaran, dr. Tri Wahyu, Sp.M, mengingatkan bahwa sisa riasan dan paparan debu nan menempel pada area mata dapat memicu infeksi serius hingga kondisi mata kering.
Dalam sebuah obrolan mengenai kesehatan kelopak mata di Jakarta, Rabu, Tri menjelaskan bahwa penggunaan produk seperti eyeliner (celak mata) alias maskara nan diaplikasikan tepat pada garis bulu mata berisiko menyumbat lubang kelenjar minyak.
"Kadang pemakaian riasan dilakukan agar mata terlihat tajam. Tapi, itu justru menutup lubang saluran minyak, akhirnya matanya mudah kering," ujarnya.
Penyumbatan pada kelenjar minyak ini tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi juga bisa memicu peradangan. Lebih lanjut, Tri menyoroti akibat penggunaan kosmetik nan sudah kedaluwarsa alias tidak tersimpan dengan rapat. Produk nan terkontaminasi kuman dapat menyebabkan jangkitan blepharitis, nan ditandai dengan indikasi mata bengkak hingga bintitan.
Pentingnya Kebersihan Pasca-Aktivitas
Debu nan beterbangan di luar ruangan sering kali dianggap sepele, padahal partikel lembut tersebut mudah menempel pada bulu mata. Dr. Tri menyarankan agar pembersihan area mata dilakukan secara menyeluruh, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan, berolahraga, alias setelah menggunakan riasan seharian.
"Debu itu suka menempel di bulu mata, itu kan bagian dari rambut juga. Jadi ketika tidak dibersihkan, tentunya bakal meningkatkan akibat jangkitan pada kelopak mata," tambah Tri. Ia merekomendasikan penggunaan perangkat pembersih nan steril serta rutin mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh area mata.
Panduan Keamanan Penggunaan Produk Mata:
| Masa Pakai Kosmetik | Cek logo botol terbuka (biasanya 6 - 12 bulan) |
| Durasi Lensa Kontak | Maksimal 6 - 8 jam per hari |
| Kebersihan Tangan | Wajib cuci tangan sebelum & sesudah membersihkan mata |
| Larangan Lensa Kontak | Dilarang dipakai saat tidur alias berenang |
Edukasi Penggunaan Lensa Kontak
Bagi pengguna lensa kontak (soft lens), Tri memberikan catatan unik mengenai lama pemakaian. Penggunaan nan melampaui pemisah waktu nan disarankan dapat meningkatkan akibat jangkitan kornea. Ia menegaskan agar pengguna segera melepas lensa kontak jika mulai merasa tidak nyaman.
"Jangan dibawa tidur, jangan dibawa renang. Ketika soft lens itu sudah bikin tidak nyaman, setop, lepas," tegasnya.
Kedisiplinan dalam menjaga kebersihan mata bukan sekadar menjaga estetika, melainkan investasi jangka panjang untuk kegunaan penglihatan nan optimal. (Ant/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·