RI Lagi 'Survival Mode', Purbaya Pantau Ketat Program di Bawah Kemenkeu

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam Media Briefing di BPPK Purnawarman Kampus, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan

Pemerintah menegaskan Indonesia sekarang berada dalam fase “survival mode”, sehingga setiap kebijakan dan program kudu dijalankan tanpa celah kesalahan maupun inefisiensi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kondisi ini menuntut kesungguhan penuh dari pemerintah dalam mengelola beragam kebijakan. Tidak ada lagi ruang untuk mencoba-coba alias bersikap lenggang dalam penyelenggaraan program.

“Artinya kita enggak boleh main-main lagi. Artinya jika kita nggak ada ruang alias nggak ada luxury untuk bermain-main lagi dengan segala kesempatan nan kita bisa buat. Kalau pajaknya main-main, hancur kita,” kata Purbaya dalam Media Briefing di BPPK Purnawarman Kampus, Jakarta Selatan, dikutip Minggu (26/4).

Sejalan dengan itu, Purbaya memastikan seluruh program di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal diawasi lebih ketat. Ia menekankan pentingnya menjaga daya saing agar Indonesia tidak tertinggal dari negara lain.

“Kalau programnya main-main, kita bakal digiling bangsa lain. Jadi kita survival mode. Saya bakal menggunakan segala langkah nan ada di saya, kekuatan di saya untuk memastikan semua program-program nan dikendalikan, dimonitor dengan baik,” tutur Purbaya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pada konvensi pers APBN KiTa jenis Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Ia juga menyinggung kebijakan percepatan pembangunan nan dikeluarkan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan tersebut bakal diawasi melalui satuan tugas unik untuk memastikan beragam halangan bisa segera diidentifikasi dan diselesaikan.

“Kita nggak boleh lagi membiarkan ruang-ruang inefficiency terjadi di program lain kita apalagi jika disengaja. Jadi kelak bea cukai, saya bakal meng-apply kan lagi. Pajak bakal meng-apply kan lagi,” lanjutnya.

Meski keahlian sektor pajak dan bea cukai disebut menunjukkan perbaikan, Purbaya menilai tetap ada potensi kebocoran nan perlu dibenahi. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan sistem secara menyeluruh. “Jadi itu nan disebut survival mode,” tegas Purbaya.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan