RI & China Bidik Kerja Sama Proyek Rp 37 Triliun Lewat TCTP

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta -

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Wakil Gubernur Pemerintah Provinsi Fujian China, Zhao Zenglian, di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, .

Keduanya menyepakati untuk mendorong penyusunan daftar potensi proyek dan sektor prioritas, sebagai dasar pengembangan kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP), nan lebih konkret dan berorientasi pada kebutuhan kedua negara.

Implementasi program TCTP bermaksud untuk memperkuat kerja sama ekonomi melalui peningkatan perdagangan, investasi, dan pengembangan industri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sesuai pengarahan Presiden Prabowo Subianto, pengembangan KEK Industropolis Batang nan telah diresmikan sejak 20 Maret 2025, sebagai Shenzhen-nya Indonesia, diharapkan dapat segera diwujudkan. Salah satunya melalui percepatan penerapan beragam proyek konkret dalam kerangka program TCTP," ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (24/7/2026).

Airlangga menyampaikan apresiasi terhadap support dan kerja sama konkret nan telah terjalin antara Pemerintah Provinsi Fujian dan Pemerintah Indonesia, sekaligus mendorong percepatan penerapan program TCTP.

Dalam kerangka program TCTP, Indonesia dan RRT telah membangun beragam kerja sama antara area ekonomi dan industri, Pemerintah Daerah, serta pelaku upaya kedua negara. Hingga saat ini, sebanyak 30 Nota Kesepahaman telah ditandatangani dengan perkiraan nilai investasi sekitar Rp 37,1 triliun.

Wakil Gubernur Zhao menambahkan, beberapa langkah strategis untuk mempercepat penerapan program TCTP, ialah dengan memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, identifikasi proyek dan sektor prioritas, serta penyusunan langkah tindak lanjut agar kerja sama dapat diimplementasikan secara lebih efektif dan terarah.

"Kami siap untuk bersama-sama dengan Pemerintah Indonesia dalam mendorong perkembangan area dalam program TCTP dan berkomitmen untuk mengidentifikasi sektor-sektor prioritas nan berpotensi dikembangkan berbareng dengan Provinsi Fujian," ungkap Zhao.

Berbagai upaya juga sudah dilakukan untuk memperkuat ekosistem pendukung penerapan TCTP, antara lain melalui penguatan fasilitasi perdagangan, koordinasi kepabeanan, support terhadap kelancaran arus barang, serta peningkatan akses pasar. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana upaya nan semakin kondusif, sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di area TCTP.

(hal/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance