Bintang Pluribus, Rhea Seehorn, emosional saat menyabet piala Aktris Utama Terbaik Serial Drama di Emmy Awards 2026. Intip pesan haru dan tanggapannya.(AFP)
AKTRIS Rhea Seehorn tak bisa membendung rasa harunya saat menerima penghargaan dalam arena Primetime Emmy Awards 2026 nan dipandu oleh Mariska Hargitay di Peacock Theater, Los Angeles. Bintang serial Pluribus tersebut sukses membawa pulang piala untuk kategori Aktris Utama Terbaik dalam Serial Drama (Outstanding Lead Actress in a Drama Series).
Dalam persaingan kategori tersebut, Seehorn menyisihkan deretan aktris ternama lainnya, ialah Carrie Coon (The Gilded Age), Keri Russell (The Diplomat), Chase Infiniti (The Testaments), dan Zendaya (Euphoria).
"Ini adalah penampilan saya setelah mengonsumsi beta blocker," gurauan Seehorn di atas panggung Emmys sembari menahan air mata. "Ini sungguh luar biasa."
Aktris berumur 54 tahun tersebut memberikan apresiasi unik kepada para pesaingnya di kategori nan sama. Ia mengungkapkan bahwa Keri Russell sempat mengirimkan bingkisan nan sangat berkesan beserta kartu ucapan nan memuat quote dari aktivis Gloria Steinem.
"'Kita saling terhubung, bukan diperingkatkan,'" tutur Seehorn mengutip ucapan tersebut. "Dan saya merasakan perihal nan sama terhadap Anda sekalian para wanita luar biasa. Jadi terima kasih untuk itu."
Sebelum kemenangan besarnya ini, Seehorn pernah mengantongi tiga nominasi Emmy atas perannya dalam serial Cooper’s Bar serta serial prekuel Breaking Bad, ialah Better Call Saul. Kesempatan untuk kembali bekerja sama dengan pembuat Breaking Bad dan Better Call Saul, Vince Gilligan, dalam proyek Pluribus menjadi kunci krusial bagi pencapaiannya.
"Itulah resep rahasia dari keberhasilan serial ini," tegas Seehorn saat diwawancarai Deadline. Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut juga berkah kerja keras dari "semua pihak nan terlibat."
"Ini adalah tim kru nan luar biasa, para kepala departemen, jejeran pemeran, seluruh penulis, seluruh sutradara, serta support dari Sony dan Apple," tambah Seehorn. "Dibutuhkan support tim nan sangat besar untuk menggarap aktivitas seperti itu, memberi ruang, memberdayakannya, dan menayangkannya sesuai dengan apa nan dibayangkan oleh Vince."
Di bawah pengarahan Gilligan, serial Pluribus memberikan ruang untuk mengulik sisi kemanusiaan serta mendefinisikan makna kebahagiaan dan kesuksesan, tanpa berupaya menggurui penonton.
Melalui tayangan drama berkonsep kuat dari Apple TV tersebut, Seehorn mendapati bahwa para penonton dapat mengambil perspektif pandang cerita secara bebas. Sebagian penonton menilai serial ini sebagai corak refleksi terhadap kepintaran buatan (AI), sementara nan lain menganggapnya sebagai kiasan atas rasa duka dan depresi.
"Vince sangat terbuka dengan semua interpretasi penonton, begitu pula dengan saya," jelasnya. "Namun saat menjalaninya, kami tidak pernah membahas tentang 'Bagaimana ini bakal dicerna publik?' Saya pikir kami sadar kapabilitas pikiran kami sudah penuh untuk memproduksi serial ini."
Kemenangan Seehorn juga memperkuat posisi Pluribus nan bersaing ketat dalam kategori bergengsi Outstanding Drama Series, berhadapan dengan serial terkenal lainnya seperti The Diplomat, The Gilded Age, A Knight of the Seven Kingdoms, Paradise, The Pitt, Slow Horses, dan Your Friends and Neighbors. (Eonline/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·