Review Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami

Sedang Trending 15 jam yang lalu

sourdough bread– Grameds, bayangkan aroma wangi roti sourdough berkerak renyah dengan tekstur lembut unik bakery, nan dibuat hanya dari tepung, air, dan ragi alami racikanmu sendiri. Memikat banget, kan?

Membuat sourdough memang butuh trik khusus. Lewat kitab Sourdough Breads: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami, Heni Azis membocorkan semua rahasianya. Mulai dari merawat starter ragi dari nol hingga siap dipanggang.

Penasaran mau bikin sourdough sendiri di rumah tanpa gagal? Yuk, intip ulasan komplit kitab terbitan Gramedia Pustaka Utama di bawah ini!

Sinopsis Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami

Siapa bilang bikin sourdough itu rumit dan bikin stres? Bagi Heni Azis (pemilik @heniaziscuisine), kunci sukses menkaklukan roti sehat beraroma unik ini terletak pada pemahaman fermentasi dan pedoman resep nan tepat.

Berbekal pengalaman belasan tahun di bumi bakery serta riset berdikari mendalam soal ragi alami sejak 2018, Heni merangkum semua “rahasia dapur”-nya di kitab ini. Mulai dari langkah merawat starter dari tepung dan air tanpa gagal, trik bikin roti nan lebih sehat tanpa bahan pengawet, hingga konsep inovatif Hybrid Bread (Perpaduan ragi alami & ragi instan).

Disusun secara praktis, sistematis, dan dilengkapi sesi tanya jawab solusi masalah baking, kitab ini bukan sekadar kumpulan resep. Ini adalah pedoman wajib bagi pemula nan mau menghadirkan roti kelas bakery ahli langsung dari oven rumah sendiri!

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Profil Heni Azis – Penulis Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami

Heni Azis merupakan penulis sekaligus praktisi di bagian pembuatan roti artisan nan berfokus pada teknik fermentasi alami. Berasal dari Indonesia, dia telah menggeluti bumi bakery selama lebih dari enam belas tahun. Perjalanannya dimulai pada tahun 2004 ketika menekuni upaya pembuatan roti secara profesional, lampau berkembang dengan mendirikan toko roti rumahan pada tahun 2010.

Keahliannya dalam mengolah roti sourdough menjadikan Heni dikenal luas di kalangan pencinta baking. Pengalaman tersebut kemudian dia tuangkan ke dalam kitab Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami, nan berisi pedoman komplit bagi siapa saja nan mau mempelajari teknik membikin roti menggunakan ragi alami. Selain aktif menulis, Heni juga rutin membagikan hasil kreasi roti, kue, kerajinan tangan, dan beragam aktivitas kuliner melalui akun IG pribadinya, @heniaziscuisine.

Kelebihan dan Kekurangan Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami

Pros & Cons

Pros

  • Merangkum pengalaman bertahun-tahun.
  • Ramah bagi pemula.
  • Dilengkapi pedoman mengatasi kendala.
  • Dilengkapi dengan ilustrasi alias foto.

Cons

  • Kurang mendalam untuk tingkat lanjut.
  • Memerlukan komitmen waktu.

Kelebihan Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami

Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami karya Heni Azis merupakan karya internasional nan direkomendasikan lantaran menyajikan beragam kelebihan sebagai berikut.

  • Merangkum pengalaman bertahun-tahun

Salah satu kelebihan kitab ini terletak pada pengalaman panjang Heni Azis nan dirangkum menjadi pedoman nan mudah dipraktikkan. Selama bertahun-tahun bereksperimen membikin roti sourdough, penulis menghadapi beragam tantangan dan menemukan solusi nan kemudian dibagikan kepada pembaca. Buku ini mengajarkan langkah membikin starter sourdough hanya dengan tepung dan air, dilengkapi pembahasan mengenai hambatan nan sering ditemui serta resep hybrid bread nan memadukan ragi alami dan ragi instan.

  • Ramah bagi pemula

Seluruh materi disusun secara berjenjang dengan bahasa nan sederhana sehingga mudah diikuti, apalagi oleh pembaca nan belum pernah membikin sourdough sebelumnya. Setiap langkah dijelaskan secara runtut sehingga proses belajar terasa lebih terarah dan tidak membingungkan.

  • Dilengkapi pedoman mengatasi kendala

Selain menyajikan resep, kitab ini juga menyediakan bagian unik nan membahas beragam masalah nan umum terjadi saat membikin sourdough. Pembaca dapat menemukan solusi untuk mengatasi starter nan kurang aktif, adukan nan tidak mengembang dengan baik, hingga rasa roti nan terlalu asam.

  • Dilengkapi dengan ilustrasi alias foto

Buku ini dilengkapi ilustrasi dan foto nan membantu pembaca memahami setiap tahapan pembuatan roti. Kehadiran visual tersebut membikin teknik membentuk adonan, proses fermentasi, hingga hasil akhir roti menjadi lebih mudah dipahami, terutama bagi pembaca nan belajar secara mandiri.

Kekurangan Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami

Meskipun Buku The Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami karya Heni Azis menawarkan banyak kelebihan, kitab ini tetap tidak luput dari kekurangan nan bisa menjadi pertimbangan bagi pembaca. 

  • Kurang mendalam untuk tingkat lanjut

Meskipun sangat cocok sebagai kitab pengantar, pembahasan di dalamnya mungkin tetap terasa dasar bagi pembaca nan telah terbiasa membikin sourdough. Teknik nan lebih kompleks, seperti penggunaan hidrasi tinggi maupun kalkulasi baker’s percentage secara rinci, belum menjadi konsentrasi utama dalam kitab ini.

  • Memerlukan komitmen waktu

Karakteristik sourdough memang mengandalkan fermentasi alami nan memerlukan waktu relatif lama. Oleh lantaran itu, pembaca perlu mempunyai kesabaran dan komitmen untuk mengikuti setiap tahapannya. Bagi nan terbiasa membikin roti menggunakan ragi instan, proses dalam kitab ini mungkin terasa lebih panjang dan memerlukan perencanaan nan lebih baik.

Sejarah Sourdough

Sourdough dikenal sebagai salah satu metode pembuatan roti tertua nan pernah digunakan manusia. Jauh sebelum ragi instan ditemukan, nyaris seluruh roti mengembang dibuat melalui proses fermentasi alami dengan memanfaatkan ragi liar dan kuman nan terdapat di lingkungan. Perjalanan panjang sourdough dari masa ke masa menunjukkan gimana teknik sederhana ini terus memperkuat hingga menjadi bagian krusial dalam bumi baking modern.

  1. Penemuan Tidak Sengaja di Mesir Kuno (± 1500 SM)

  • Teori Sisa Adonan: Berdasarkan temuan arkeologis, masyarakat Mesir Kuno dipercaya sebagai bangsa pertama nan mengenalkan teknik pembuatan sourdough secara luas. Metode ini diduga muncul secara tidak sengaja ketika campuran tepung dan air dibiarkan terlalu lama di ruang terbuka hingga mengalami fermentasi alami.
  • Fermentasi Udara: Ragi liar (wild yeast) dan kuman masam laktat nan terdapat di udara masuk ke dalam adonan, kemudian memicu proses fermentasi. Hasilnya, adukan menjadi mengembang, bertekstur ringan, dan menghasilkan aroma masam nan khas.
  • Hubungan dengan Bir: Pada masa Mesir Kuno, letak pembuatan roti dan bir umumnya berada di area nan sama. Kesamaan mikroorganisme nan digunakan dalam kedua proses tersebut membikin teknik fermentasi berkembang pesat dan menjadi sumber pangan krusial bagi masyarakat, termasuk para pekerja pembangunan piramida.
  1. Penyebaran ke Yunani dan Romawi Kuno

  • Teknik Fermentasi Menyebar ke Eropa : Bangsa Yunani mempelajari teknik pembuatan sourdough dari Mesir, kemudian pengetahuan tersebut diteruskan dan dikembangkan oleh bangsa Romawi hingga semakin dikenal di beragam wilayah.
  • Lahirnya Konsep Starter Sourdough: Bangsa Romawi mulai menerapkan kebiasaan menyisihkan sebagian adukan dari hasil panggangan sebelumnya untuk digunakan sebagai biang pada adukan berikutnya. Tradisi ini menjadi cikal bakal penggunaan sourdough starter nan tetap dipraktekkan hingga saat ini. Mereka juga membentuk serikat kreator roti ahli pertama nan dikenal dengan nama Pistorum.
  1. Era Demam Emas / Gold Rush (Abad ke-19)

  • Bekal Penting bagi Para Penambang: Sourdough kembali terkenal pada masa California Gold Rush tahun 1849 dan Demam Emas di Klondike, Kanada. Karena susah memperoleh ragi segar di wilayah pertambangan, para penambang selalu membawa starter sourdough sebagai bekal untuk membikin roti.
  • Julukan Para Penambang: Starter sourdough dianggap sangat berbobot sehingga para penambang menjaganya tetap hangat, apalagi membawanya saat tidur agar mikroorganisme di dalamnya tidak meninggal akibat suhu nan sangat dingin. Kebiasaan tersebut kemudian melahirkan julukan “Sourdoughs” bagi para penambang berpengalaman.
  • Lahirnya San Francisco Sourdough: Kondisi lingkungan dan mikroorganisme alami di area San Francisco menghasilkan karakter rasa sourdough nan unik. Keistimewaan tersebut melahirkan sejumlah toko roti legendaris, termasuk Boudin Bakery nan dikenal tetap mempertahankan starter turun-temurun sejak tahun 1849.
  1. Tergeser oleh Modernisasi dan Bangkit Kembali

  • Penemuan Ragi Komersial: Pada pertengahan abad ke-19, penelitian Louis Pasteur mengenai ragi membuka jalan bagi produksi ragi komersial dalam skala besar. Kehadiran ragi instan membikin proses pembuatan roti menjadi jauh lebih sigap sehingga penggunaan sourdough mulai berkurang. 
  • Tren Hidup Sehat Abad ke-21: Dalam beberapa dasawarsa terakhir, sourdough kembali diminati lantaran semakin banyak orang nan menerapkan pola makan sehat. Proses fermentasi nan berjalan lebih lama dipercaya membantu mengurangi kadar masam fitat, membikin roti lebih mudah dicerna, serta mempunyai indeks glikemik nan lebih rendah dibandingkan roti nan dibuat menggunakan ragi instan.

Penutup

Jadi, Grameds, andaikan kalian mau mulai belajar membikin roti sourdough dari nol alias mau memahami lebih dalam proses fermentasi alami nan menghasilkan roti bercita rasa khas, kitab ini layak menjadi pilihan. Penjelasannya nan runtut, resep nan mudah diikuti, serta beragam tips berasas pengalaman langsung penulis membikin proses belajar terasa lebih menyenangkan. Oleh lantaran itu, Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami menjadi referensi nan wajib dimiliki, baik oleh pemula nan baru terjun ke bumi baking maupun oleh pencinta roti nan mau terus mengembangkan kemampuannya. 

Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami karya Heni Azis ini bisa Anda dapatkan hanya di Gramedia.com ya! Untuk mendukung Anda #TumbuhBermakna, kami selalu siap memberikan info dan produk terbaik untuk kamu.

Rekomendasi Buku

30 Resep Jajan Pasar ala Master Kue Tradisional (Sampul 2026)

30 Resep Jajan Pasar ala Master Kue Tradisional (Sampul 2026)

button cek gramedia com

Lanny Rustan, alias nan berkawan dipanggil Cik Lanny, telah berpuluh tahun membikin jajanan pasar di rumahnya untuk dijual di beragam toko ataupun dipesan langsung oleh pengguna setianya. Dalam berkarya, Cik Lanny selalu mengutamakan kualitas dan cita rasa, sehingga semua makanan dibuatnya dari bahan alami dan tanpa bahan pengawet.

Dari pengalamannya ini, Cik Lanny menyusun kitab 30 Resep JAJAN PASAR ala Master Kue Tradisional nan berisi jenis resep kue tradisional dengan cita rasa manis dan asin unik Cik Lanny. Di dalamnya terdapat jenis kue manis seperti kue petulo orisinal, petulo gula merah, kue lumpur, kue lumpang, bika ambon, kue bugis, kue ku, celorot, kue bugis mandi alias putri mandi, talam ubi, talam hijau, talam singkong, talam jagung, centik manis, kue pisang nagasari, jongkong kelapa, kue sumping talas, serabi orisinal, cucur, wajik, lapis beras, lapis jongkong, kue mangkok otomatis, dadar gulung, hingga onde-onde. Kue nan bercita rasa asin gurih pun ada, misalnya kue petulo asin, talam ebi, kue pisang ayam, serabi ragam (ayam mercon), dan lemper ayam. Buku ini juga dilengkapi foto step by step, nan bakal memudahkan pembaca dalam membikin sendiri jajanan pasar ala Master Kue Tradisional.

Puding Cantik Enak Maksimal (Sampul 2026)

Puding Cantik Enak Maksimal (Sampul 2026)

button cek gramedia com

Puding Cantik Enak Maksimal Puding; hidangan nan “adem”, manis, dan elok ini banyak penggemarnya. Puding kerap disajikan sebagai sajian penutup dalam setiap pesta, namun tak jarang dibuat di banyak rumah tangga sebagai makanan selingan. Di negeri tropis seperti Indonesia, puding datang sebagai makanan nan menyejukkan dan menyegarkan. Tak heran, jika banyak orang nan menyukai puding dalam beragam variannya.

Ada beragam jenis puding berasas bahan, tekstur, dan cita rasanya. Tampilan puding pun bisa beragam sesuai kemauan dan produktivitas pembuatnya, dengan cetakan dan loyang nan beraneka rupa pula corak dan ukurannya. Aneka corak dan tampilan puding ini seringkali mengundang rasa penasaran, gimana langkah menciptakan motif rumit di dalam loyang? Atau, gimana membikin puding nan elok namun tetap lezat di lidah? Buku ini memberi jawabannya.

30 Resep Kreasi Kue untuk Snack Box 

30 Resep Kreasi Kue untuk Snack Boxbutton cek gramedia com

Sylvia Norma Yunita, penulis kitab ini adalah ibu rumah tangga nan kegemaran baking. Kegemarannya membikin jenis jajan pasar dan kue rupanya direspon sangat baik sehingga sejak pandemi memberanikan menerima pesanan untuk menambah pemasukkan keluarga. Kemudian atas permintaan teman-temannya, akhirnya Sylvia membagikan hasil ke akun IG @sylvia.pradipta nan rupanya mendapat respon dari pengikutnya nan mencapai 60 ribu lebih.

Buku ini berisi 30 Resep Kreasi Kue untuk Snack Box, di antaranya seperti Pastel, Martabak Mi, Apem Panggang, Sus Buah Vla Vanilla, Sus Maker, Sosis Solo dan lain-lain. Semua resep ini sangat mudah dipraktikkan di rumah dan disajikan buat aktivitas spesial bagi family tercinta, lantaran resep ala@sylvia.pradipta tidak kalah lezatnya dengan cake shop.

Selengkapnya
Sumber Gramedia
Gramedia