Jakarta, CNN Indonesia --
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Sarmuji meyakini tak ada kadernya nan dicopot menyusul wacana reshuffle alias kocok ulang kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dia juga memastikan tak ada pembicaraan internal di partai soal wacana reshuffle. Sarmuji mengatakan Golkar menyerahkan wacana reshuffle kepada Presiden.
"Kami percaya mudah-mudahan enggak ada nan di-reshuffle dari Partai Golkar, jadi kami tidak menyiapkan calon," ujar Sarmuji usai aktivitas legal bihalal Partai Golkar, Rabu (8/4) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sarmuji berbicara bahwa rumor reshuffle sebagai perihal nan lumrah didengar. Namun, pergantian menteri sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden.
"Kita serahkan kewenangan pada Presiden lantaran Presiden paling tahu gimana komposisi kabinet, timnya, gimana bekerja, gimana menambalnya jika ada nan kekurangan, gimana melakukan restrukturisasi jika diperlukan," ujarnya.
Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut belum ada rencana reshuffle kabinet Prabowo Subianto namalain reshuffle Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat.
Meski begitu, Pras menyatakan Presiden Prabowo senantiasa melakukan pertimbangan keahlian bawahannya.
"Belum ada," kata Pras di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4).
Sementara, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya tak membantah rumor reshuffle. Dia meminta semua pihak menunggu dan menyerahkannya kepada Presiden.
"Nanti Bapak Presiden bakal menceritakan," ujarnya.
(thr/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·