Jakarta -
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai penerapan Government Technology (GovTech) berpotensi memperluas pedoman pajak. Sistem ini dapat menarik jutaan pelaku UMKM masuk ke dalam sistem perpajakan formal.
Menurut Luhut, integrasi info antar kementerian dan lembaga nan tengah dilakukan pemerintah bakal memudahkan identifikasi UMKM nan selama ini belum tercatat dalam ekosistem perpajakan. Saat ini jumlah UMKM diprediksi tembus 64 juta.
"Ini saya pikir krusial lantaran kelak dengan GovTech masuk, maka UMKM nan 64 juta itu agar mereka itu juga ikut bagian nan 0,5% bayar pajak itu terlibat," ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luhut menilai ekspansi pedoman pajak berpotensi meningkatkan rasio pajak alias tax ratio Indonesia nan saat ini tetap berada di kisaran 9%. Diharapkan tax ratio bisa naik mencapai 12% hingga 13%.
Bersamaan dengan peningkatan penerimaan negara dari ekspansi pedoman pajak, perihal itu berpotensi menurunkan tarif pajak ke depannya. Laporan ini telah disampaikan Luhut kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Kalau itu terjadi maka tax ratio kita bakal naik dari 9%an sekarang mungkin ke 12% alias 13%. Dan dari situ juga jika penerimaan negara bakal meningkat cukup signifikan, itu ada kesempatan kita bakal menurunkan pajak kelak ke depan," ujar Luhut.
Selain meningkatkan penerimaan negara, Luhut mengatakan info GovTech nan semakin komplit juga dapat dimanfaatkan untuk mendorong pembentukan UMKM baru. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru.
"Juga ada kesempatan lagi untuk menciptakan lapangan kerja lantaran info GovTech nan begitu lengkap, UMKM-UMKM baru bisa bakal dibentuk," tuturnya.
Luhut menambahkan, GovTech sekarang telah menghubungkan sekitar 80% sistem info pemerintah. Bahkan, untuk pertama kalinya sejak Indonesia merdeka, info dari delapan kementerian dan lembaga telah terintegrasi dalam satu sistem sejak 1 Juni lalu.
(hns/hns)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·