Rektor USU Dorong Optimalisasi Aset PTN-BH di Forum U25 Leaders

Sedang Trending 20 jam yang lalu
Rektor USU Dorong Optimalisasi Aset PTN-BH di Forum U25 Leaders Forum U25 Leaders PTN-BH keempat nan berjalan di Kampus USU, Medan, Jumat (16/10/2026).(Dok. USU)

UNIVERSITAS Sumatera Utara (USU) mendorong Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) untuk mengoptimalkan aset nan belum produktif guna mendukung pembiayaan proyek strategis kampus. Hal ini ditekankan Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, dalam Forum U25 Leaders PTN-BH keempat nan berjalan di Kampus USU, Medan, Jumat (16/10).

Prof. Muryanto mengungkapkan bahwa banyak aset kampus nan saat ini tetap berstatus idle alias tidak terpakai, seperti potensi pengembangan perkebunan. Namun, realisasi investasi sering terkendala oleh birokrasi nan panjang serta kalkulasi ekonomi nan belum kompetitif bagi investor.

“Di kampus-kampus ini banyak aset nan idle. Kita punya pengalaman mengurus sistem kerja sama, tapi memang birokrasinya tetap sangat panjang. Ini nan perlu diberikan masukan agar lebih efisien dan logis secara ekonomis bagi calon investor,” ujar Prof. Muryanto.

Forum bertema "Unlocking Funding Opportunities: Strategi Pembiayaan Proyek Strategis PTN-BH" ini juga dihadiri oleh Sekjen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Badri Munir Sukoco. Ia menyatakan kementerian terbuka terhadap masukan mengenai diversifikasi sumber pendapatan agar kampus tidak hanya berjuntai pada pendanaan pemerintah.

Ketua U25 Leaders Forum sekaligus Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, menambahkan bahwa forum ini tengah menyiapkan langkah konkret melalui pembentukan konsorsium bisnis. Bidang upaya seperti jasa kebersihan, keamanan, hingga parkir bakal dikelola berbareng untuk mencapai skala upaya nan lebih besar.

Selain aspek bisnis, U25 Leaders Forum juga memperkuat rekognisi akademik melalui program pertukaran mahasiswa dan pengajar antar-PTN-BH dengan sistem transfer kredit. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas SDM di lingkungan perguruan tinggi secara kolektif.

Pertemuan keempat sejak forum ini dibentuk pada Oktober 2025 tersebut juga membahas rumor krusial lainnya, termasuk penguatan tata kelola inklusivitas, pencegahan kekerasan seksual, serta pengembangan lembaga finansial di lingkungan perguruan tinggi. (RO/Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑