loading...
Mesin cuci LG WashTower WT2520NHBA berkapasitas pencucian 25 kilogram dan pengeringan 20 kilogram, bagian dari portofolio mesin cuci LG sepanjang 2026. Foto: LGEIN
JAKARTA - Mesin cuci rumah tangga kian besar dan cerdas. LG mengukuhkan kepemimpinan di segmen bukaan depan, tetapi besaran pangsa pasarnya tidak diungkap.
Sepanjang 2026, PT LG Electronics Indonesia mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar mesin cuci bukaan depan (front loading) sembari menawarkan mesin cuci berkapasitas 25 kilogram. Kepemimpinan itu merujuk pada riset independen NIQ-GfK, perusahaan riset pasar dan analitik info global, atas performa pasar sepanjang 2026.
Klaim tersebut disampaikan di Jakarta, Selasa (27/10/2026), bertepatan dengan 36 tahun kehadiran LG di Indonesia. ”Pencapaian ini menjadi kebanggaan sekaligus kepercayaan nan sangat berfaedah bagi kami,” ujar President LG Electronics Indonesia Ha Sang-chul.
Kapasitas dan Kecerdasan Buatan

Mesin cuci LG WashTower WT2520NHBA berkapasitas pencucian 25 kilogram dan pengeringan 20 kilogram, bagian dari portofolio mesin cuci LG sepanjang 2026. Foto: LGEIN
Di lini produknya, LG memadukan kepintaran buatan (Artificial Intelligence/AI) dan kapabilitas besar, mulai dari mesin cuci bukaan depan, LG WashTower, hingga bukaan atas (top loading). LG WashTower WT2520NHBA berkapasitas pencucian 25 kilogram dan pengeringan 20 kilogram. Adapun mesin cuci bukaan atas LG TX2522ST5G berkapasitas 22 kilogram.
Teknologi AI DD (Artificial Intelligence Direct Drive) dan AI Wash dirancang mengenali karakter cucian, lampau menyesuaikan proses pencucian. Lewat LG ThinQ, pengguna dapat mengakses beragam kegunaan melalui ponsel pintar.
Product Director Living HS LG Electronics Indonesia Kim Nack Sun menyebut, perpaduan itu dikembangkan untuk meringankan pekerjaan rumah tangga. ”Kami mau membantu konsumen mengelola pekerjaan rumah tangga dengan lebih mudah,” ujarnya.
10 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·