Raymond/Nikolaus Cari Formula Bangkit Usai Tersingkir di Kejuaraan Dunia BWF 2026

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Raymond/Nikolaus Cari Formula Bangkit Usai Tersingkir di Kejuaraan Dunia BWF 2026 Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin(X @INABadminton)

GANDA putra bulu tangkis Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, berkeinginan menemukan formula tepat untuk bangkit setelah langkah mereka terhenti di babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026. Bertanding di New Delhi, India, pada Rabu (19/8/2026), pasangan unggulan ke-12 ini kudu mengakui kelebihan wakil Malaysia.

Raymond/Nikolaus kalah dari pasangan Junaidi Arif/Yap Roy King dalam permainan dua gim langsung. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif mereka dalam beberapa turnamen terakhir di almanak BWF.

Detail Pertandingan Keterangan
Turnamen Kejuaraan Dunia BWF 2026
Lokasi New Delhi, India
Babak 32 Besar
Lawan Junaidi Arif/Yap Roy King (Malaysia)
Skor Akhir 16-21, 19-21

Mencari Solusi Penurunan Performa

Nikolaus Joaquin mengakui bahwa mereka sedang berada dalam fase sulit. Menurutnya, masalah konsistensi di lapangan menjadi hambatan utama nan belum terpecahkan hingga saat ini.

"Kami beberapa kali mengalami situasi seperti itu dan sampai sekarang belum menemukan formula untuk memperbaikinya. Namun, kami percaya bisa menemukan jalan keluar," ujar Nikolaus melalui keterangan resmi PBSI.

Ia tidak menampik bahwa performa mereka menurun cukup drastis jika dibandingkan dengan sasaran awal. Sebelum tersingkir di India, Raymond/Nikolaus juga mencatatkan hasil kurang memuaskan di dua turnamen besar lainnya:

  • Jepang Terbuka: Terhenti di babak pertama.
  • Tiongkok Terbuka: Terhenti di babak kedua.

Persiapan belum Terbayar

Senada dengan rekannya, Raymond Indra merasa kecewa lantaran hasil di lapangan tidak mencerminkan kualitas persiapan nan telah mereka jalani di pelatnas. Ia menegaskan bahwa secara bentuk dan teknis, mereka telah memberikan keahlian maksimal selama latihan.

"Kami tentu tidak puas dengan hasil itu lantaran belum kembali menemukan performa terbaik. Padahal persiapan dalam latihan melangkah baik dan kami selalu berupaya memberikan keahlian maksimal," kata Raymond.

Meski kudu pulang lebih awal, Raymond berterima kasih lantaran keduanya dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera. Kini, konsentrasi utama pasangan muda ini adalah melakukan pertimbangan total berbareng tim pembimbing guna mengembalikan performa terbaik mereka pada turnamen-turnamen mendatang. (Ant/Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia