Agi Ilman
, Jurnalis-Minggu, 24 Mei 2026 |08:55 WIB

Bobotoh ramaikan pawai kemenangan Persib Bandung. (Foto: Agi Ilman/Okezone)
BANDUNG – Ribuan bobotoh dan penduduk Kota Bandung tumpah ruah memadati sejumlah ruas jalan utama sejak Minggu (24/5/2026) pagi WIB demi menyambut pawai kemenangan Persib Bandung. Konvoi seremoni ini digelar menyusul keberhasilan Maung Bandung mencetak sejarah baru dengan merengkuh gelar juara Super League tiga musim berturut-turut.
Antusiasme bobotoh terlihat di beragam titik jalur pawai, mulai dari area Jalan Lembong alias dekat Patung Legenda Persib Ajat Sudrajat, Asia Afrika, hingga pusat kota lainnya nan langsung dipadati massa.
Warga rela datang lebih awal demi mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan rombongan pemain Persib melintas.
Tidak sedikit pula nan membawa family dan anak-anak untuk ikut merasakan euforia seremoni juara Maung Bandung.
Salah satunya Irfan Septiana (36), penduduk Kiaracondong, Kota Bandung. Bersama istrinya, Dewi (34), dan anak mereka, Zaki (10), Irfan sudah berada di area Jalan Lembong sejak pukul 07.00 WIB.
1. Perayaan Keberhasilan Persib Bandung
Menurut Irfan, dirinya sengaja datang pagi agar bisa ikut mengiringi rombongan pemain menuju area Asia Afrika. Ia mengaku tahun ini tidak mau melewatkan momen seremoni juara Persib.
“Disini jam 7 sengaja nunggu disini, kelak ikut rombongan pemain ke Asia Afrika,” ujar Irfan.
Bobotoh ramaikan pawai juara Persib Bandung. (Foto: Agi Ilman/Okezone)
Ia mengatakan, pada seremoni kemenangan sebelumnya dirinya tidak sempat ikut konvoi lantaran kudu bekerja. Karena itu, tahun ini dia memanfaatkan momen berbareng family untuk ikut larut dalam kemeriahan pawai kemenangan Persib.
“Kemarin enggak ikut konvoi kemenangan lantaran kerja,” katanya.
Irfan menuturkan, kecintaannya terhadap Persib membikin tradisi mengikuti konvoi juara selalu dia lakukan berbareng family dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, menurutnya, sejak Persib kembali meraih gelar pada 2024, keluarganya tidak pernah tidakhadir ikut merayakan kemenangan.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·