Seorang bayi berumur empat bulan berinisial MZP diduga mendapat penolakan medis saat hendak berobat ke RSUD Karawang, Jawa Barat. Dalam video nan beredar disebutkan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (3/5) malam.
Dalam video tersebut, ibu dari bayi itu mengatakan anaknya mengalami sesak napas. Bidan nan menangani sebelumnya menyarankan untuk dibawa ke RSUD. Namun sesampainya di rumah sakit bayi tersebut mendapat penolakan dengan argumen sudah penuh.
"Udah diuap, udah dirujuk," ungkap ibu dari bayi tersebut.
Rumah Sakit Beri Penjelasan
Terkait masalah tersebut, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Karawang, dr. Parlindungan, mengakui pasien tersebut sempat datang ke IGD dan berkomunikasi dengan petugas medis.
Namun lantaran kondisi IGD nan melampaui kapasitas, petugas pun menyarankan family pasien mencari pengganti rumah sakit lain. Hal itu dilakukan agar pasien segera mendapatkan penanganan tanpa kudu tertahan di IGD.
"Petugas kita sempat memandang pasien. Mungkin lantaran memperhatikan kondisi di lapangan nan sedemikian crowded, kemudian pasien mungkin nampak tenang, sehingga disarankan untuk ke rumah sakit nan lain," ungkapnya.
Di malam itu, kata dia, BOR (Bed Occupancy Rate) di IGD RSUD Karawang hanya 30 bed, namun di lapangan petugas kudu melayani hingga 50 pasien secara bersamaan.
Kondisi ini pun memaksa tim medis bekerja ekstra keras demi memastikan seluruh pasien tetap tertangani.
"Artinya ini sudah melampaui kapabilitas IGD nan hanya bisa melayani 30 pasien. Jadi effort nan dilaksanakan teman-teman itu sudah mencapai nyaris 200 persen dari keahlian nan ada. Tapi inilah komitmen kita untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.
Kendati demikian, dia memastikan kejadian ini bakal tetap menjadi bahan pertimbangan serius untuk perbaikan sistem triase dan koordinasi dengan pemangku kepentingan.
"Ini bakal menjadi perbaikan kita di masa mendatang untuk kami bisa lebih berkoordinasi dengan para stakeholder mengenai dan menjalin kerja sama dengan rumah sakit sekitar sehingga kita bisa memberikan pelayanan rujukan nan lebih bagus lagi," pungkasnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·