Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 19 Februari 2026 |19:38 WIB

Qris (Foto: Okezone)
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan adanya perkembangan positif mengenai integrasi teknologi pembayaran pada perangkat iPhone. Apple Inc. raksasa teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat, dilaporkan tengah mempelajari dan membuka kesempatan untuk membuka akses sistem Near Field Communication (NFC) miliknya agar dapat digunakan untuk jasa QRIS Tap.
Selama ini, akses NFC pada perangkat Apple dikenal sangat eksklusif dan terbatas hanya untuk jasa Apple Pay.
Hal inilah nan membikin pengguna iPhone di Indonesia belum bisa menikmati kemudahan transaksi QRIS dengan metode tap alias sentuhan.
“Pengguna QRIS minta bersabar untuk iPhone lantaran saat ini memang Apple belum membuka fitur NFC-nya. Dia (Apple) hanya membuka untuk Apple Pay," jelas Anggota Dewan Gubernur (ADG) BI, Filianingsih Hendarta, dalam konvensi pers RDG BI di Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Meskipun belum ada tanggal pasti kapan sinergi ini bakal diresmikan, pihak Apple baik di Indonesia maupun instansi pusat di AS telah menunjukkan minat untuk menghadirkan jasa tersebut.
Langkah Apple ini dinilai mengikuti pola serupa nan sebelumnya telah dilakukan di area Uni Eropa.
Di tengah proses negosiasi dengan Apple, Filianingsih nan juga menjabat sebagai Deputi Gubernur BI mencatatkan bahwa penggunaan QRIS Tap di Indonesia sedang berada dalam tren pertumbuhan nan sangat pesat. Sektor transportasi, perhotelan, hingga restoran menjadi penggerak utama mengambil teknologi ini.
Berdasarkan info terbaru, volume transaksi via QRIS Tap mengalami lonjakan signifikan sebesar 7,9 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), dengan total gelombang transaksi mencapai lebih dari 475.000 kali.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·