KEPALA Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari.(Dok. Antara)
KEPALA Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari, menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen penuh untuk terus menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut merupakan mandat langsung nan diberikan rakyat melalui proses demokrasi.
Qodari menjelaskan bahwa jauh sebelum menjabat, Prabowo Subianto telah memaparkan visi dan misi nan jelas kepada masyarakat, dengan MBG sebagai salah satu pilar program prioritasnya. Kemenangan Prabowo dalam pemilihan presiden dinilai sebagai corak persetujuan dan perjanjian politik antara pemimpin dan rakyatnya.
"Bahwa nan namanya MBG tidak bisa diminta langsung berhenti. Karena itu adalah visi-visi dan perjanjian politiknya Pak Prabowo. Presiden Prabowo dipilih lantaran program kerja nan dilaksanakan, sehingga program tersebut tidak bisa diberhentikan," ujar Qodari dalam keterangan resminya, Rabu (17/6).
Solusi Masalah Gizi Nasional
Lebih lanjut, Qodari menekankan bahwa kebijakan MBG mempunyai tujuan mulia sebagai solusi konkret atas persoalan gizi nan tetap menghantui anak-anak dan balita di Indonesia. Program ini dirancang untuk memastikan tumbuh kembang generasi muda tidak terganggu oleh masalah nutrisi.
Meski mengakui adanya beragam tantangan dalam penerapan di lapangan, Qodari menyatakan bahwa hambatan teknis tidak boleh menjadi argumen untuk menghentikan program nan mempunyai faedah besar bagi masyarakat luas.
Pemerintah tetap membuka ruang obrolan dan menerima masukan dari publik guna menyempurnakan tata kelola serta penerapan program MBG agar lebih tepat sasaran.
Transformasi Bangsa dan Sekolah Rakyat
Selain konsentrasi pada pemenuhan gizi, Qodari menyebut bahwa pemerintahan Presiden Prabowo juga tengah menjalankan beragam strategi transformasi bangsa lainnya. Beberapa di antaranya adalah:
- Mekanisme Ekspor Satu Pintu: Langkah tegas untuk menghentikan praktik kecurangan dalam ekspor sumber daya alam strategis guna meningkatkan penerimaan negara.
- Program Sekolah Rakyat (SR): Perluasan akses pendidikan bagi golongan masyarakat rentan untuk memastikan pemerataan kualitas SDM.
Qodari menutup pernyataannya dengan meminta masyarakat untuk memberikan kesempatan bagi Presiden Prabowo dalam menuntaskan seluruh program kerja nan telah direncanakan selama masa jabatannya.
"Ketika Pak Prabowo menjabat, beliau berupaya menjalankan solusi itu. Nah, berikan kesempatan kepada beliau untuk melaksanakan," pungkasnya. (Ant/H-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·