Qodari soal Sudaryono Jadi Kepala BGN: Agar BGN Tampil Semakin Lincah

Sedang Trending 14 jam yang lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers mengenai penutupan dapur SPPG bermasalah di Jakarta, Senin (27/7/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, menyebut Presiden Prabowo Subianto mempunyai komitmen nan kuat untuk memperbaiki dan memperkuat Badan Gizi Nasional (BGN).

Karenanya, menurut Qodari, Prabowo menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN baru menggantikan Nanik S Deyang nan mengundurkan diri.

"Penunjukan ini merupakan gambaran komitmen kuat Presiden untuk memastikan hadirnya kepemimpinan nan bisa merangkul semua pihak, memperkuat kerja sama lintas sektor, dan bergerak sigap menyelesaikan beragam masalah di lapangan," kata Qodari dalam keterangannya, Selasa (28/7).

Ia menjelaskan, pergantian kepemimpinan ini juga salah satu upaya dalam menyempurnakan penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Pergantian ini adalah bagian dari upaya kita berbareng untuk terus menyempurnakan program MBG nan menjadi salah satu program prioritas pemerintah, agar BGN tampil semakin lincah, dapat diandalkan, dan selalu sigap tanggap terhadap apa nan terjadi di tengah masyarakat," ucapnya.

Kepala Badan Komunikasi RI Muhammad Qodari saat program The Decision Maker di instansi kumparan, Jakarta, Kamis (23/6/2026). Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Qodari mengeklaim, pemerintah menyadari tingginya angan masyarakat terhadap program MBG ini. Karenanya, di bawah kepemimpinan Sudaryono, nantinya BGN bakal konsentrasi melakukan pembenahan.

"Bagi pemerintah, prinsipnya sangat jelas: keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari seberapa luas jangkauannya alias seberapa banyak penerimanya. Keberhasilan program MBG ini justru kita ukur dari kualitas pelayanan nan dirasakan langsung oleh para penerima manfaat, serta kuatnya rasa mempunyai masyarakat terhadap program ini," tuturnya.

Dia menegaskan, pergantian kepemimpinan BGN juga tidak bakal menyurutkan komitmen pemerintah terhadap program MBG.

"Program MBG tetap dan bakal terus menjadi investasi terbaik kita untuk menjemput cita-cita besar Indonesia Emas 2045. Tentu program sebesar dan seluas ini memerlukan proses penyempurnaan nan bertahap. Namun dengan terus belajar, terbuka kepada evaluasi, dan mau memperbaiki diri, kami optimis program ini bakal melangkah semakin efektif, tepat sasaran, dan membawa senyum bagi generasi penerus bangsa," paparnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan