Purbaya soal Penerima LPDP Dilatih TNI: Untuk Perkuat Nasionalisme

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konvensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons mengenai penerima danasiwa LPDP dilatih oleh TNI. Ia menjelaskan langkah itu dilakukan bukan untuk perang, tetapi memperkuat rasa nasionalisme para awardee LPDP.

“Bukan untuk perang tapi untuk melatih, memperkuat rasa nasionalisme mereka. Kan biasanya jika sudah dihukum begitu, bukan dihukum, (disuruh) sit up, push up, itu disiplin itu kan latihan itu sebetulnya, latihan kecintaan ke negara. Nanti disiplin itu kecintaan ke negaranya,” ujar Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta pada Senin (4/5).

Dengan adanya training itu, Purbaya berambisi persoalan sebelumnya nan sempat terjadi ialah ada penerima LPDP menghina negara dapat dicegah.

“Jangan sampai kelak kayak waktu kemarin-kemarin, pagi keluar, lenyap itu ngehina-hina negara sendiri. Jadi itu nan pertama,” kata Purbaya.

Terkait biaya pelatihan, Purbaya tak memberi detailnya. Namun, dia memungkinkan ada penambahan sedikit anggaran untuk training tersebut. Walau begitu, menurutnya perihal itu tetap lebih baik daripada ada Awardee LPDP nan tak kembali ke Indonesia.

Purbaya tidak masalah jika pelibatan TNI dalam pembekalan LPDP itu menambah anggaran pemerintah. Menurutnya, biaya nan dikeluarkan juga sebanding dengan investasi pendidikan lewat para penerima LPDP.

“Ya enggak apa-apa (nambah anggaran sedikit) itu investasi. Kalau nambah sedikit, enggak banyak kan dibandingkan biaya mereka bertahun-tahun di luar negeri. Terus jika enggak balik, ruginya banyak saya,” terang Purbaya.

Purbaya menjelaskan para penerima LPDP kali ini bakal difokuskan pada bagian nan berbasis pada science, technology, engineering and mathematics (STEM), sesuai dengan kebutuhan negara.

“Akan ubah itu lantaran kita kudu meningkatkan pemakaian teknologi ke depan, jika nggak kita ketinggalan,” tutur Purbaya.

video story embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan