Anggie Ariesta
, Jurnalis-Jum'at, 27 Maret 2026 |15:10 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal RKAB Batu Bara. (Foto :Okezone.com/IMG)
JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa keputusan strategis mengenai Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor pertambangan batu bara serta kebijakan bea keluar sepenuhnya berada di tangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
Purbaya juga enggan merinci lebih lanjut aspek teknis maupun perubahan pejabat di sektor tersebut, dan meminta awak media menunggu penjelasan resmi dari Kementerian ESDM.
"Oh, saya tidak tahu. Biar saja Pak... ini kayaknya berubah pejabatnya. Biar Pak Bahlil nan menjelaskan," ujar Purbaya saat ditemui di kantornya, Jumat (27/3/2026).
Terkait kelanjutan kebijakan bea keluar, Purbaya mengungkapkan bahwa telah tercapai kesepakatan mengenai strategi baru. Ia menyebut adanya rangkaian pertemuan penting, termasuk rapat di Istana dan pertemuan lanjutan di Hambalang, nan menghasilkan formula kebijakan terbaru.
Meskipun strategi tersebut sudah final, Menkeu menegaskan bahwa kewenangan untuk memublikasikannya kepada publik sepenuhnya berada pada Menteri ESDM.
"Pak Bahlil sudah mendapatkan strategi nan pas, tapi kelak Pak Bahlil nan bakal mengumumkan. Sebelumnya ada rapat di Istana, lampau ada rapat lanjutan di Hambalang," ungkapnya.
Purbaya juga memberikan sinyal positif bahwa strategi nan telah disusun oleh Bahlil Lahadalia merupakan langkah nan tepat. Ia meyakini kebijakan tersebut tidak bakal memberikan akibat negatif terhadap penerimaan negara, meskipun ada penyesuaian di lapangan.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·