Rohman Wibowo
, Jurnalis-Sabtu, 11 Juli 2026 |20:22 WIB

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah untuk menggeser ketergantungan ekonomi dari sekadar shopping pemerintah.
Purbaya menargetkan pengelolaan kas negara dapat menjadi instrumen strategis untuk menggerakkan 90 persen aktivitas ekonomi nasional nan berasal dari sektor swasta.
Menurut Purbaya, peran shopping pemerintah dalam APBN terhadap ekonomi nasional sejatinya terbatas, ialah hanya berkontribusi sekitar 7 hingga 10 persen. Sehingga, pemerintah sekarang menerapkan pendekatan baru melalui optimasi manajemen kas negara sebagai motor penggerak sektor swasta.
“Saya perhatikan bahwa manajemen cash, manajemen duit pemerintah bisa mempengaruhi ekonomi Indonesia secara signifikan. Itu bisa menghidupkan nan 90 persen ekonomi selain shopping langsung nan 7-10 persen,” ujar Purbaya dalam keterangannya, dikutip Sabtu (11/7/2026).
Kebijakan ini diimplementasikan dengan mengalihkan biaya pemerintah nan semula tersimpan di Bank Indonesia ke dalam sistem perbankan nasional.
Langkah tersebut bermaksud memperkuat likuiditas perbankan tanpa merusak independensi Bank Indonesia, sekaligus mendukung transmisi kebijakan moneter nan lebih efektif.
Penempatan biaya negara ini terbukti krusial saat aktivitas ekonomi melambat, seperti nan terjadi pada periode Mei dan Juni 2026.
Purbaya menyatakan, pemerintah telah menempatkan biaya sebesar Rp400 triliun ke perbankan untuk memicu penyaluran angsuran nan lebih masif.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·