Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 01 September 2026 |17:25 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada 2027. Target tersebut bakal didorong melalui percepatan pertumbuhan investasi hingga 7 persen.
Purbaya mengatakan, pemerintah bakal mengandalkan sinergi dengan sektor swasta dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk mencapai sasaran tersebut.
“Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nan lebih tinggi, mencapai 6 persen di tahun 2027 dibutuhkan percepatan pertumbuhan investasi hingga 7 persen. Target ini bakal dicapai melalui kerjasama Pemerintah, Swasta dan Danantara,” ujar Purbaya dalam Rapat Kerja berbareng Komisi XI DPR membahas Asumsi Dasar Ekonomi Makro penyusunan RAPBN Tahun Anggaran 2027, Selasa (1/9/2026).
Purbaya menyampaikan bahwa optimisme pencapaian sasaran didorong oleh esensial ekonomi nasional nan tetap kokoh. Pada semester I 2026, ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,45 persen (cumulative-to-cumulative) dengan laju inflasi nan terkendali serta kecukupan likuiditas perbankan untuk penyaluran kredit.
Selain itu, parameter eksternal tecermin dari surplus neraca perdagangan Januari-Juni 2026 dan posisi persediaan devisa sebesar USD145,3 miliar hingga Juli 2026. Aliran modal asing masuk (inflow) juga membukukan nilai Rp140,6 triliun hingga 28 Agustus 2026.
Dari sisi APBN, pendapatan negara hingga akhir Juli 2026 bisa tumbuh 21,3 persen secara tahunan (year-on-year) dengan defisit terkendali di posisi 0,91 persen terhadap PDB.
Dalam kerangka dorongan investasi, Purbaya menegaskan bahwa instrumen APBN bakal difokuskan sebagai stimulus bagi keterlibatan pihak swasta.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·