Liputan6.com, Jakarta - Seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Megamendung ditemukan dalam kondisi tak berkekuatan dan linglung di Lapangan Kaulinan Sempur, Kota Bogor, pada Kamis, 11 Juni 2026. Korban diduga kuat menjadi korban bius dengan modus penipuan dan pencurian oleh seorang laki-laki nan baru dikenalnya.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, menjelaskan bahwa penemuan korban pertama kali dilaporkan oleh Ketua RW setempat, Edwin, nan memandang seorang wanita tergeletak di area lapangan. Petugas kepolisian nan langsung mendatangi letak mendapati korban dalam kondisi kebingungan dan belum bisa diajak berkomunikasi.
"Benar bahwa ada wanita tidak sadarkan diri di Lapangan Kaulinan Sempur, Kota Bogor," ujar Waluyo kepada wartawan, Minggu (14/6/2026).
Melalui pemeriksaan tas korban, polisi menemukan kartu identitas atas nama Sulastri (40), penduduk Kampung Pasir Kaling, Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Sulastri kemudian dilarikan ke RS PMI Bogor sebelum akhirnya dijemput pihak family untuk dipindahkan ke RSUD Ciawi dan dibawa pulang.
Kronologi Modus Loker dan Minuman Misterius
Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah, Ipda Budi, mengungkapkan bahwa peristiwa ini bermulai saat korban berjumpa dengan seorang laki-laki nan baru dikenalnya sehari sebelum kejadian. Pria misterius tersebut mengiming-imingi korban sebuah pekerjaan dan mengajaknya pergi ke area Sempur.
Saat berada di letak kejadian, pelaku membelikan minuman untuk korban. Tak berselang lama setelah menenggak minuman tersebut, korban langsung merasa pusing hebat.
“Menurut nan bersangkutan, dia dikasih minum, dibeliin air jeruk alias mungkin minuman lainnya. Setelah itu dia pusing,” kata Budi, Minggu (14/6/2026).
Korban kemudian kehilangan kesadaran total. Begitu siuman, pelaku sudah menghilang dan sejumlah peralatan berbobot milik korban telah raib digondol.
“Yang diambil itu menurut kakaknya duit Rp 200 ribu sama handphone,” lanjut Budi.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·