Diduga Keracunan Frozen Food Kantin Sekolah, 23 Siswa SD di Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit(MI/heri susetyo)
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Islam (SDI) Ar Rahma Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, dilarikan ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) RS Assakinah Medika pada Jumat petang hingga malam (7/8). Para siswa kelas 3 dan 4 tersebut mendadak mengalami keluhan medis usai mengonsumsi makanan jajanan frozen food nan dibeli di kantin sekolah.
Suasana ruang medis IRD RS Assakinah Medika tampak dipenuhi puluhan anak nan mendapatkan penanganan medis darurat, termasuk pemasangan cairan infus.
Selain mengeluhkan lemas pada tubuh, sebagian besar siswa merasakan sakit parah pada bagian perut. Setelah penanganan awal, para siswa secara bergantian menjalani pemeriksaan lanjutan di ruang tindakan medis dan laboratorium.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis, puluhan siswa tersebut mengalami gangguan pada organ pencernaan akibat makanan nan dikonsumsi.
"Jumlah siswa nan kami tangani ada 23 anak. Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka mengalami jangkitan pada saluran pencernaan nan disebabkan oleh aspek makanan," ujar dr Ilham Muhammad Kevin, Dokter Jaga IRD RS Assakinah Medika.
Salah seorang siswi korban, Nazifa, mengaku indikasi mendadak itu muncul beberapa saat setelah dia membeli dan mengonsumsi makanan olahan di kantin sekolahnya.
"Tadi beli jajan odeng sama gorengan nan dibakar di kantin sekolah," ungkap Nazifa saat menjalani perawatan.
Peristiwa dugaan keracunan massal ini telah ditangani oleh abdi negara Polresta Sidoarjo. Petugas kepolisian langsung turun ke letak untuk melakukan penyelidikan, meminta keterangan sejumlah siswa di rumah sakit, serta mengamankan peralatan bukti sisa makanan guna pengetesan di laboratorium forensik.
Pihak perwakilan sekolah nan mendampingi para siswa di rumah sakit menyatakan siap bekerja sama penuh dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengusut kejadian ini, termasuk memeriksa pihak pengelola kantin sekolah. (HS)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·