Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Sabtu, 28 Februari 2026 |07:56 WIB

Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar namalain Cak Imin menyebut, sejumlah peristiwa tragis belakangan ini, termasuk kasus bunuh diri pada anak dan remaja, menjadi sirine serius bagi bangsa untuk menjadikan kesehatan mental sebagai agenda strategis.
Demikian diungkapkan Cak Imin dalam aktivitas Dialog Solidaritas dan Partisipasi Publik ‘Meningkatkan Ketahanan Psikososial sebagai Fondasi Pemberdayaan Masyarakat’ di Universitas Indonesia, Kampus Salemba, Jakarta.
“Sekali lagi, kesehatan mental menjadi agenda strategis dan tanggung jawab bersama,” kata Cak Imin, Sabtu (28/2/2026).
Berdasarkan info Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sekitar 28 juta masyarakat Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Angka tersebut menunjukkan persoalan nan kompleks dan multidimensi, mulai dari kemiskinan struktural, lemahnya kohesi sosial, hingga kurangnya support psikososial.
“Ini menunjukkan adanya gunung es nan sangat menghawatirkan nan setiap saat bakal bisa lebih banyak dan lebih parah lagi,” ujarnya.
Menurutnya, gangguan kesehatan mental tidak berdiri sendiri, melainkan dipicu oleh faktor-faktor nan kompleks seperti kemiskinan struktural, tekanan sosial-ekonomi, lemahnya kohesi sosial, hingga kurangnya literasi dan support psikososial di tingkat komunitas.
“Itulah tantangan nan kudu kita lakukan bersama-sama untuk membujuk dan bersama-sama mengatasi akibat sekaligus kita mulai dari pemicu gangguan-gangguan kesehatan mental nan sangat kompleks ini,” kata Cak Imin.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·