Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi: Namun Ada Mekanismenya 

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan pihaknya terbuka dengan aspirasi dari masyarakat. Kendati demikian, dia mengingatkan, penyampaian aspirasi selalu ada patokan dan sistem nan berlaku.

"Ya, sebenarnya kan memang dari awal kami mengatakan bahwa gedung DPR ini terbuka untuk menerima aspirasi dari masyarakat, namun ada patokan dan mekanismenya. Bahwa jika aspirasi dan pertemuan itu mau dilakukan, ya namanya rumah, di rumah siapa saja, ini kan lembaga DPR," kata Puan usai rapat paripurna DPR RI, Kamis (27/8/2026).

Puan mengatakan ada sistem nan perlu dilakukan untuk menyampaikan aspirasi. Ketua DPP PDIP ini mengatakan DPR bisa menerima aspirasi dari masyarakat melalui perangkat kelengkapan majelis nan ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Silakan sampaikan surat permintaan untuk bertemu, sampaikan surat apa, namanya kemauan untuk menyampaikan aspirasi. Tentu saja kami bakal menemui dan menerima aspirasi tersebut apakah itu melalui BAM, apakah itu di RDPU di komisi-komisi, ya apalagi sampai kemudian kami bakal bolehkan perwakilannya untuk ikut dalam paripurna," ujar Puan.

Ia mengibaratkan DPR sepeti rumah nan terbuka bagi rakyat. Tetapi, lanjut dia, di sisi lain pihak mengenai juga mesti mengikuti patokan dan sistem nan ada di rumah itu.

"Namun ya ikuti sistem dan patokan nan ada di lembaga DPR ini. Begitu juga saya rasa di setiap rumah nan bakal dimasuki oleh tamu tentu saja kudu mengikuti sistem dan aturannya," ungkapnya.

Dalam momen ini, Puan menyampaikan komitmen terhadap RUU Persamaan Aset nan menjadi tuntutan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Puan menyebut RUU Perampasan Aset bakal dirampungkan pada 15 Desember 2026.

"Sekarang bulan Agustus, September, Oktober, November, Desember, artinya tetap kurang lebih empat separuh bulan lagi. Jadi Insyaallah bahwa penutupan tahun ini, tahun 2024 itu kan 31 Desember. Tadi sudah disampaikan oleh ketua DPR Pak Dasco bahwa insyaallah RUU Perampasan Aset ini bakal kami selesaikan pada tanggal 15 Desember tahun 2026," imbuhnya.

(dwr/knv)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑