PT DSI Jadi Eksportir Tunggal, Ini Data Ekspor Batu bara Cs RI Terbaru

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) bakal menjadi eksportir tunggal komoditas batu bara, CPO alias minyak sawit, dan ferro alloy asal Indonesia mulai 1 Januari 2027.

Komoditas batu bara, CPO, serta peralatan nan termasuk besi dan baja itu sebenarnya merupakan ekspor unggulan Indonesia, nan berkontribusi sebesar 28,30% terhadap total ekspor non migas, dengan nilai total US$ 24,82 miliar pada periode Januari-April 2026.

"Total ketiganya ini memberikan share sekitar 28,30% dari total ekspor non-migas Indonesia pada Januari hingga April 2026," kata Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini saat konvensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Berdasarkan catatan BPS teranyar, perincian dari komoditas ekspor nan hanya bakal melalui pintu PT DSI mulai 1 Januari 2027, itu mengalami pasang surut sepanjang tahun ini.

Untuk batu bara misalnya alias nan tergolong HS2701 pada Januari 2026 nilai ekspornya US$ 1,82 miliar, Februari 2026 turun sedikit menjadi US$ 1,66 miliar, Maret 2026 kembali naik menjadi US$ 2,03 miliar, dan April menjadi US$ 2,07 miliar.

"Pada Januari hingga April 2026 untuk negara tujuan dengan nilai ekspor batu bara terbesar tadi nan pertama adalah India, Tiongkok, dan Jepang," ucap Pudji.

Lalu, untuk komoditas CPO alias nan tergolong HS1511, pada Januari 2026 nilai ekspornya mencapai US$ 2,29 miliar, Februari US$ 2,40 miliar, Maret merosot sedikit menjadi US$ 1,42 miliar, dan April US$ 2,11 miliar.

Sedangkan untuk ferro alloy alias HS7202, nilai ekspornya tercatat sebesar US$ 1,18 miliar pada Januari 2026, Februari juga US$ 1,18 miliar, Maret menjadi US$ 1,38 miliar, dan pada April 2026 menjadi US$ 1,41 miliar.

"Untuk negara tujuan ekspor kelapa sawit India, Tiongkok, dan Pakistan. Kemudian untuk negara tujuan ferro aloy ini adalah Tiongkok, Korea Selatan, dan India," tegas Pudji.

(arj/arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News