Pesepak bola Timnas Indonesia U-19 Fabio Azkairawan (tengah) mencoba menaklukkan penjaga gawang Vietnam U-19 Xuan Tin Hoa (kiri) pada pertandingan Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (7/6/2026).(ANTARA/Yudi Manar)
PSSI mengambil langkah tegas untuk menjamin kenyamanan suporter di fase krusial Piala AFF U-19 2026. Menjelang babak semifinal dan final, panitia penyelenggara mengumumkan bakal menerapkan skema baru pembelian tiket guna mengantisipasi beragam praktik kecurangan nan merugikan pencinta sepak bola tanah air.
Ketua Panitia Pelaksana Piala AFF U-19 2026, Atmoko Panggabean, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas temuan indikasi kecurangan selama turnamen berlangsung. Praktik seperti plagiatisme tiket hingga tindakan tengkulak alias calo nan menjual kembali tiket dengan nilai selangit menjadi perhatian utama federasi.
"Kita bakal membikin sistem skema baru guna mengantisipasi makelar dan plagiatisme tiket pada Piala AFF U-19," ujar Atmoko Panggabean saat memberikan keterangan di Medan, Senin (8/6).
Evaluasi Ketat Menuju Fase Gugur
Atmoko menjelaskan bahwa skema baru ini merupakan hasil pertimbangan mendalam dari pertandingan-pertandingan sebelumnya. Panitia kerap menerima laporan adanya oknum nan mencoba memanipulasi sistem penjualan tiket digital maupun fisik.
Meski perincian teknis mengenai sistem baru tersebut belum dibeberkan secara rinci, Atmoko memastikan bahwa sistem ini bakal jauh lebih optimal dan kondusif bagi pembeli resmi. Rencananya, perincian prosedur pembelian tiket untuk laga semifinal dan final bakal diumumkan kepada publik pada Selasa besok.
Fokus Utama Perubahan Skema Tiket:
- Pencegahan plagiatisme tiket (satu tiket satu identitas).
- Mempersempit ruang mobilitas makelar di platform digital dan area stadion.
- Optimalisasi sistem verifikasi saat masuk ke tribun.
Perketat Akses Masuk Stadion
Selain membenahi sistem penjualan, panitia pelaksana juga bakal memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk stadion. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya penonton gelap alias oknum nan mencoba masuk tanpa tiket resmi melalui jalur tidak sah.
"Kita sudah membikin langkah-langkah antisipasi mencegah oknum-oknum nan masuk ke stadion tanpa peraturan bertindak alias memasukkan penonton tanpa tiket," tegas Atmoko.
Piala AFF U-19 2026 sekarang telah memasuki fase nan paling dinantikan, ialah babak semifinal. Dengan adanya perbaikan sistem ini, PSSI berambisi turnamen dapat melangkah lancar tanpa halangan teknis maupun gangguan dari pihak-pihak nan tidak bertanggung jawab.
Masyarakat pun diimbau untuk selalu mengikuti peraturan resmi dan hanya membeli tiket melalui kanal nan telah ditunjuk oleh panitia guna menyukseskan arena internasional ini. (Ant/Z-1)
| Sistem Penjualan | Penerapan skema baru (diumumkan segera) |
| Keamanan Stadion | Pengetatan akses pintu masuk dan ring stadion |
| Target Utama | Eliminasi makelar dan tiket duplikat |
English (US) ·
Indonesian (ID) ·