Program pembangunan tiga juta rumah membuka kesempatan bagi industri semen di tengah biaya bahan baku nan meningkat dan anggaran prasarana nan terbatas.
Pekerja melakukan bongkar muat di penyimpanan semen di Jalan Panjang, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Program pembangunan tiga juta rumah dapat membuka kesempatan bagi industri semen di tengah biaya bahan baku nan meningkat dan anggaran prasarana nan terbatas. (CNBC indonesia/Tri Susilo)
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan membangun 3 juta unit rumah untuk masyarakat. Program ini diyakini dapat mengatasi lebihnya pasokan (oversupply) semen nan saat ini terjadi. (CNBC indonesia/Tri Susilo)
Sebelumnya, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim S. Djojohadikusumo menegaskan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di sektor perumahan melalui program 3 juta rumah. (CNBC indonesia/Tri Susilo)
Tidak hanya bermaksud untuk menyediakan kediaman bagi masyarakat, sektor perumahan dinilai bakal memberikan stimulus untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (CNBC indonesia/Tri Susilo)
Menurut Hashim S. Djojohadikusumo nan juga merupakan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, program 3 juta rumah setiap tahun bakal meningkatkan permintaan semen, sehingga dapat membantu mengatasi masalah oversupply nan dihadapi oleh industri semen domestik saat ini. "Itu selama Pak Prabowo memimpin, program perumahan bakal terus berlangsung," ungkap Hashim S. Djojohadikusumo. (CNBC indonesia/Tri Susilo)
Di sisi lain, Hashim S. Djojohadikusumo juga mengimbau agar pelaku industri memperhatikan aspek lingkungan seiring meningkatnya aktivitas ekonomi. (CNBC indonesia/Tri Susilo)
Keterkaitan lintas industri itu menjadikan sektor perumahan sebagai salah satu bagian nan berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, pengembangan sektor tersebut dinilai dapat memberikan akibat nan lebih luas daripada sekadar memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat. (CNBC indonesia/Tri Susilo)
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·