
Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. (Foto: PBSI)
PROFIL dan pendidikan Muhammad Shohibul Fikri menarik diulas. Sebab, dia kembali menjadi sorotan setelah sukses melangkah ke final Denmark Open 2026 berbareng Fajar Alfian.
Pasangan dobel putra Merah Putih itu sukses menyingkirkan juara bumi asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang, pada babak semifinal, Sabtu (17/10/2026). Fajar/Fikri memenangi pertandingan sengit tersebut melalui tiga gim dengan skor 21-16, 16-21, 21-16.

Hasil ini sekaligus membuka kesempatan bagi mereka untuk meraih gelar juara di turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut. Penentuan juara bakal terjadi di laga final nan berjalan besok.
Di kembali pencapaiannya di lapangan, Shohibul Fikri juga mempunyai perjalanan pendidikan nan menarik. Pebulu tangkis kelahiran Bandung ini sukses menyelesaikan pendidikan sarjana di tengah kesibukannya menjalani latihan dan mengikuti beragam turnamen internasional.
Lantas, seperti apa profil, pendidikan, dan perjalanan pekerjaan Muhammad Shohibul Fikri hingga menjadi salah satu jagoan dobel putra Indonesia?
1. Profil dan Biodata Muhammad Shohibul Fikri
Muhammad Shohibul Fikri merupakan pebulu tangkis ahli Indonesia nan berfokus pada sektor dobel putra. Ia lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 16 November 1999.
Fikri mulai mengenal bulu tangkis sejak berumur lima tahun. Minatnya terhadap olahraga tepok bulu tersebut kemudian berkembang menjadi perjalanan ahli nan membawanya masuk ke pemusatan latihan nasional PBSI pada 2017.
Dilansir dari laman Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Fikri mempunyai tinggi badan 178 sentimeter dan bermain menggunakan tangan kanan. Ia juga tercatat pernah berlatih di klub Kotab sebelum berasosiasi dengan PB SGS PLN Bandung.
2. Pendidikan Shohibul Fikri, Berhasil Meraih Gelar Sarjana Manajemen

Tak hanya mengejar prestasi di bumi olahraga, Shohibul Fikri juga meletakkan perhatian pada pendidikan formal. Di tengah agenda latihan, perjalanan ke luar negeri, dan pertandingan nan padat, dia sukses menyelesaikan pendidikan tinggi.
Fikri menempuh pendidikan sarjana di Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya (ARS), Bandung, dengan mengambil program studi Manajemen. Kabar kelulusannya menjadi perhatian setelah dia membagikan momen wisuda melalui akun IG pribadinya.
Pada Oktober 2026, Fikri resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen setelah menyelesaikan salah satu tahapan krusial dalam kehidupannya. Dalam unggahannya, Fikri mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian akademik tersebut.
Fikri juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua, keluarga, dosen, dan orang-orang nan telah mendukung perjalanannya selama menempuh pendidikan. Keberhasilan menyelesaikan kuliah menjadi pencapaian tersendiri bagi Fikri. Sebagai atlet profesional, dia kudu membagi waktu antara aktivitas akademik dan tanggung jawabnya memihak Indonesia di beragam kejuaraan.
Pencapaian ini juga memperlihatkan bahwa pekerjaan olahraga dan pendidikan dapat melangkah beriringan andaikan didukung pengaturan waktu serta komitmen nan baik.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·