
Arina Varaksina berpotensi dinaturalisasi untuk memperkuat skuad tenis Indonesia. (Foto: Instagram/tennisindonesiaofficial)
LANGKAH strategis terus dilakukan Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) untuk memperkuat kedalaman skuad nasional menyongsong SEA Games 2027 di Malaysia. Salah satu upaya nan tengah diproses adalah menaturalisasi petenis muda berbakat asal Rusia, Arina Varaksina.
Meski tidak mempunyai darah keturunan Indonesia, petenis elok berumur 19 tahun ini mempunyai ikatan emosional nan sangat kuat dengan Tanah Air. Arina diketahui telah menetap di Indonesia sejak tetap berumur satu tahun, sebelum sempat kembali ke negara asalnya untuk menjalani latihan intensif.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Pelti, Ardi Rivali, mengonfirmasi proses manajemen perpindahan kebangsaan Arina saat ini sedang ditangani oleh tim norma federasi. Pihaknya berambisi seluruh arsip dapat selesai tepat waktu agar Arina bisa memihak Merah Putih.
Keinginan memihak Indonesia pun datang langsung dari pribadi Arina. Lahir pada tahun 2007, dia sudah mengenal tenis sejak usia lima tahun dan sempat mengasah bakatnya di klub tenis milik legenda Indonesia, Yayuk Basuki.
1. Ukir Prestasi
Kendati belum resmi memegang paspor Indonesia, Arina sudah membuktikan kualitas permainannya dalam beragam arena tenis nasional. Namanya mulai menyedot perhatian publik setelah tampil dominan di turnamen Proliga Indonesia Master 2025.
Arina Varaksina
Pada arena tersebut, Arina sukses menyapu bersih dua gelar juara sekaligus di nomor tunggal putri dan dobel putri. Tak berakhir di situ, dia juga membuktikan ketangguhannya dengan merengkuh trofi Kejuaraan Nasional Piala Kasau pada awal 2026.
Secara ranking internasional, petenis nan memfavoritkan lapangan keras ini berada di urutan ke-957 bumi jenis WTA per Oktober 2026. Menariknya, Arina tercatat pernah menumbangkan petenis nan menduduki ranking 150 dunia.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·