Pria yang Lompat ke Aliran Kalimalang Bekasi Ditemukan Tewas

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Bekasi -

Disclaimer: Informasi dalam tulisan ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan indikasi depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak nan dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Upaya pencarian laki-laki berinisial MR (33), nan diduga loncat ke aliran Kalimalang, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, membuahkan hasil. Tim SAR menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 13.15 WIB tadi. Korban ditemukan mengapung di sungai radius 2 kilometer dari titik awal korban lompat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban sudah dievakuasi oleh tim SAR campuran dari Basarnas dan personel Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya," ujar Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto, Jumat (16/10/2026).

Korban diketahui loncat ke Kalimalang pada Kamis (15/10) sekitar pukul 10.00 WIB. Pencarian dilakukan oleh puluhan personel campuran sejak kemarin dan siang ini korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Saat ini jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk selanjutnya kelak diserahkan kepada family korban," imbuhnya.

Tim campuran awalnya melakukan penyisiran di sekitar letak untuk mencari keberadaan korban dengan menggunakan perahu karet dan sejumlah perlengkapan keselamatan.

Kombes Henik menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi dalam setiap penyelenggaraan tugas kemanusiaan, khususnya operasi pencarian dan pertolongan di perairan.

"Setiap personel kudu memastikan peralatan dalam kondisi aman, mengutamakan keselamatan selama bertugas, serta segera melaporkan setiap perkembangan krusial di lapangan," imbuhnya.

Tim SAR dari Basarnas dan Brimob Polda Metro Jaya mengevakuasi mayit laki-laki nan diduga loncat dan tenggelam di Kalimalang, Jumat (16/10/2026).Tim SAR dari Basarnas dan Brimob Polda Metro Jaya mengevakuasi mayit laki-laki nan diduga loncat dan tenggelam di Kalimalang, Jumat (16/10/2026). Foto: dok. Istimewa

Diduga Alami Gangguan Mental

Sebelumnya, Dantim Basarnas, Bobby Yoenatra Putra, mengatakan korban tenggelam pada Kamis (15/10) pukul 10.00 WIB. Petugas nan mendapatkan info tersebut langsung bergerak ke letak dan melakukan pencarian.

"Korban diduga mengalami gangguan mental menceburkan diri ke aliran Kalimalang. Setelah menerima info kejadian, personel Basarnas berbareng unsur SAR campuran segera melakukan upaya pencarian di sekitar letak kejadian," kata Bobby.

Bobby menjelaskan, operasi pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Upaya ini dilakukan untuk memperluas area pencarian.

"Tim SAR campuran melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari letak kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik letak kejadian," jelasnya.

(mea/imk)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑