Pria Bawa Golok saat Keributan GKPI di Tangerang Minta Maaf

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Jakarta -

Dalam video viral keributan di depan tempat ibadah Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk Sepatan, Rajeg, Kabupaten Tangerang, terlihat seorang nan membawa golok dan menakut-nakuti orang di dalam gedung. Kini, orang tersebut sudah meminta maaf dan menyesali perbuatannya.

Berdasarkan video viral nan beredar, dilihat detikcom, Minggu (20/9/2026), tampak sekelompok orang berada di lokasi. Gambar lain menampilkan jemaat di dalam ruangan. Dalam video keributan itu, tampak seseorang membawa barang nan diduga senjata tajam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Orang tersebut berjulukan Aji. Dia apalagi mengatakan tak takut meninggal dan meminta agar tempat tersebut segera ditutup.

Menindaklanjuti keributan itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang berbareng Polresta Tangerang menggelar rapat mediasi di instansi Kecamatan Rajeg pada Minggu (20/9/2026) malam. Dalam mediasi tersebut, datang Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Kapolresta Tangerang Kombes Andi M Indra Waspada, masyarakat nan mendatangi GKPI Rajeg, dan pihak lainnya.

Dalam sebuah video nan diambil di tempat mediasi itu, Aji menyampaikan permohonan maaf. Ia mengucapkannya di samping Bupati dan Kapolresta Tangerang.

"Dengan kekhilafan saya pribadi dengan kejadian tadi siang, saya menyesalinya dengan sebenar-benarnya. Jadi saya meminta maaf kepada pihak mengenai jika andaikan membikin resah alias membikin takut kepada kerabat daripada tadi siang, kejadian tadi siang. Jadi minta dimaafkan," kata Aji.

"Demikian permohonan minta maaf dari saya. Terima kasih. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh," katanya.

Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Tri Laksono Febrianto membenarkan video permintaan maaf tersebut. Menurutnya, sudah ada kesepakatan tenteram antara orang nan meminta tempat ibadah itu ditutup dan pihak GKPI.

"Ada (permintaan maaf). Semalam diselesaikan dengan musyawarah," kata Tri.

(aik/azh)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News