Pelatih Real Madrid Jose Mourinho tak banyak berkomentar saat timnya kalah di laga Betis vs Madrid(PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)
PELATIH Real Madrid Jose Mourinho mempersoalkan keputusan wasit dalam kekalahan 1-2 dari Atletico Madrid pada derby Madrid lanjuta Liga Spanyol di Stadion Metropolitano, Minggu (20/9). Mourinho menilai Atletico semestinya sudah bermain dengan sembilan pemain sebelum Dean Huijsen diganjar kartu merah pada awal babak kedua.
Mourinho menyoroti dua kejadian pada babak pertama nan melibatkan Cristian Romero dan Lee Kang-in. Menurut dia, kedua pemain Atletico itu layak diusir setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Jude Bellingham dan Federico Valverde.
Mourinho apalagi menunjukkan gambar kedua kejadian tersebut saat memberikan keterangan seusai pertandingan. Dia menilai keputusan wasit Miguel Angel Ortiz Arias turut memengaruhi jalannya laga.
"Ada dua kartu merah nan jelas. Kesulitan nan kami hadapi setelah Huijsen mendapat kartu merah, ketika 11 pemain melawan 10, bayangkan jika selama 50 menit kami bermain 11 melawan sembilan," kata Mourinho.
"Sepak bola tidak mengenal keajaiban. Kalau 11 melawan sembilan, kita bisa membayangkan gimana pertandingan itu bakal berakhir," lanjutnya.
Salah satu kejadian terjadi pada menit ke-35 ketika Romero menginjak dengkul Bellingham dalam perebutan bola. Setelah meninjau tayangan VAR, wasit membatalkan kartu kuning untuk Bellingham dan memberikan kartu kuning kepada Romero.
Sembilan menit kemudian, Lee melakukan tekel terhadap Valverde. Mourinho mempersoalkan keputusan wasit nan tidak memberikan kartu kepada pemain asal Korea Selatan tersebut. Menurutnya, dua kejadian itu semestinya berujung kartu merah.
Di sisi lain, Real Madrid kudu bermain dengan 10 pemain setelah Huijsen diusir pada menit ke-50. Bek tersebut menarik Giuliano Simeone nan bergerak menuju kotak penalti.
Wasit awalnya memberikan penalti dan kartu kuning. Namun, setelah mendapat rekomendasi VAR dan memandang tayangan ulang di monitor, Ortiz Arias mengubah keputusan dengan mengeluarkan kartu merah untuk Huijsen.
Alejandro Grimaldo kemudian mengeksekusi penalti dan membawa Atletico unggul 1-0. Kondisi tersebut mengubah pertandingan. Atletico memanfaatkan kelebihan jumlah pemain dan menggandakan skor pada menit ke-59. Jonathan David menyelesaikan umpan silang mendatar Giuliano Simeone untuk mencetak gol ketiganya dalam tiga pertandingan.
Real Madrid berupaya mengejar. Kiper Atletico Jan Oblak menggagalkan kesempatan Yan Diomande, sedangkan pemain Atletico juga sempat nyaris menambah keunggulan. Thibaut Courtois melakukan pengamanan krusial untuk menggagalkan kesempatan Julian Alvarez.
Madrid akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-89. Antonio Rudiger mencetak gol melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan Bernardo Silva. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Madrid dari kekalahan.
Hasil itu menjadi kekalahan kedua Real Madrid musim ini dan membikin mereka tertinggal enam poin dari Barcelona di puncak klasemen. Atletico naik ke posisi kedua dengan lima poin lebih sedikit dari Barcelona dan satu poin di atas Madrid.
Sementara itu, pembimbing Atletico Diego Simeone tidak sependapat dengan pendekatan Mourinho nan mengkritik keputusan wasit secara terbuka. Simeone meminta seluruh pihak, termasuk pelatih, pemain, dan wasit, menjaga rasa hormat dalam menyikapi pertandingan.
"Kami kudu tahu gimana menghormati orang lain, wasit, dan rekan-rekan. Ketika seseorang melewati pemisah rasa hormat, meskipun namanya Mourinho alias Simeone, itu tidak bisa diterima," ujar Simeone.
(AFP/H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·