Ilustrasi(Dok AFP)
LAGA panas bakal tersaji di Estadio Guadalajara, Jumat (19/6) pagi pukul 08.00 WIB saat tuan rumah Meksiko menghadapi Korea Selatan pada pertandingan kedua Grup A Piala Dunia 2026. Kedua tim sama-sama mengantongi tiga poin dari laga pembuka sehingga kemenangan pada duel ini berpotensi mengamankan satu tempat di babak 16 besar.
Lantaran dua tim sama-sama mengincar tiket lebih sigap ke fase gugur, duel di Guadalajara dipastikan berjalan sengit. Meksiko memulai turnamen dengan meyakinkan setelah menundukkan Afrika Selatan 2-0 di hadapan puluhan ribu pendukung fanatiknya di Stadion Azteca.
Adapun Korea Selatan menunjukkan mental kuat ketika bangkit dari ketertinggalan untuk menekuk Ceko 2-1.
Atmosfer kandang diprediksi kembali menjadi senjata utama El Tri. Dukungan masif publik Guadalajara diyakini bakal menambah daya bagi pasukan Javier Aguirre nan tampil garang dan penuh intensitas sejak laga pertama.
Kabar baik bagi Meksiko, dua penyerang andalannya, Julian Quiñones dan Raul Jiménez, sudah membuka rekening gol di turnamen ini. Modal tersebut membikin kepercayaan diri tim meningkat jelang menghadapi wakil Asia Timur itu.
Meski kemenangan bakal membuka jalan menuju fase gugur, Aguirre menegaskan konsentrasi timnya bukan mengejar status juara grup.
"Kami sama sekali tidak terobsesi menjadi juara grup. Fokus kami hanya Korea Selatan. Itu nan paling krusial saat ini. Kami mau melangkah satu demi satu dan mempersiapkan diri untuk tantangan berikutnya," kata Aguirre.
Laga kelak juga mempunyai aroma rivalitas tersendiri. Sejak pertemuan mereka di Piala Dunia 2018, kedua negara beberapa kali saling berhadapan, termasuk laga uji coba pada September 2025 nan berhujung seri 2-2. Saat itu Meksiko apalagi memerlukan gol Santiago Gimenez pada menit ke-94 untuk menyelamatkan hasil seri.
Di kubu Korea Selatan, perhatian memang banyak tertuju kepada Son Heung-min, Lee Kang-in, dan Kim Min-jae. Namun sosok nan justru mencuri panggung pada laga pertama adalah Hwang In-beom.
Pemain Feyenoord itu menjadi tokoh kebangkitan Taegeuk Warriors saat melawan Ceko. Setelah tertinggal lebih dulu, Hwang mencetak gol penyama kedudukan sebelum menyumbang assist bagi Oh Hyeon-gyu nan mencetak gol kemenangan.
Kemampuan Hwang mengontrol ritme permainan, membantu serangan, sekaligus bekerja keras di lini tengah membuatnya menjadi salah satu pemain kunci nan kudu diwaspadai Meksiko.
Korea Selatan juga membawa motivasi tambahan untuk memutus catatan jelek melawan El Tri. Mereka belum pernah mengalahkan Meksiko sejak kemenangan 1-0 pada Februari 2006. Setelah itu, Korea Selatan menelan tiga kekalahan dan sekali imbang.
Striker Korsel, Oh Hyeon-gyu, menegaskan timnya tidak bakal gentar meski bermain di tengah tekanan publik tuan rumah.
"Kami bakal tetap membumi dan berupaya menjaga momentum positif setelah kemenangan atas Ceko. Meksiko bermain di kandang sendiri, jadi kami kudu betul-betul siap menunjukkan keahlian terbaik kami," kata Oh. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·