KSP: Presiden mau Program MBG bersih korupsi.
, JAKARTA, – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman mengumumkan bahwa pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto bermaksud untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan ini diambil menyusul pertimbangan mendalam terhadap program tersebut.
Menurut Dudung, langkah ini adalah hasil dari info nan diterima Presiden, nan telah mencermati dan menganalisis beragam sumber. "Saya percaya ini adalah langkah nan tepat untuk perbaikan ke depan agar BGN semakin transparan dan akuntabel," ujarnya dalam keterangan tertulis nan dikutip di Jakarta, Kamis.
Program MBG menjadi prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah. Sebelumnya, Kejaksaan Agung menggeledah instansi BGN pada Rabu (3/6), sehari setelah pengumuman pencopotan ketua BGN.
Pengawasan dan Sistem Manajemen
Dudung menekankan bahwa konsentrasi perbaikan tidak hanya pada penyaluran makanan, tetapi juga pada tata kelola dan sistem manajemen nan menopang penyelenggaraan program MBG secara menyeluruh. Ia mengungkapkan bahwa inspeksi mendadak nan dilakukannya sebulan lampau menemukan ketimpangan dalam penyelenggaraan meski banyak aspek melangkah baik.
"Presiden mau semua melangkah sempurna tanpa ada penyimpangan," kata Dudung. Ia menambahkan, pengawasan perlu diperkuat di seluruh rantai penyelenggaraan program, mulai dari pengelola yayasan hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kantor Staf Presiden memastikan bakal terus mengawal penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis secara objektif dan tanpa kompromi guna mendukung sasaran pemenuhan gizi nasional serta menjaga kepercayaan publik terhadap penggunaan anggaran negara.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·