loading...
Patung Marianne. Foto/ NY Times
PARIS - Dalam gelombang demonstrasi besar-besaran dan kerusuhan di Prancis (terutama pada protes anti-biaya hidup dan unjuk rasa nasional pada Oktober 2026). Beberapa patung dan monumen ikonik turut menjadi sasaran perusakan alias tindakan massa.
Patung Marianne di Marseille: Patung dada simbol Republik Prancis (Marianne) di balai kota Marseille dirusak oleh para demonstran nan menerobos masuk ke dalam gedung, digulingkan ke lantai, serta merusak perabotan di sekitarnya.
Patung di Place de la République (Paris): Para demonstran dan aktivis aktivitas Rompi Kuning (Yellow Vests) memanjat dan menyelimuti patung ikonik Monument à la République dengan rompi kuning serta spanduk protes.
Dari atas monumen Place de la République di pusat Kota Paris, patung Marianne—simbol megah Republik Prancis—berdiri tegak mengenakan rompi kuning (gilet jaune).
Namun, pemandangan di kaki monumen berukuran raksasa itu menyajikan keharuan nan ganjil: wajah tiga figur alegoris nan melambangkan Kebebasan (Liberté), Kesetaraan (Égalité), dan Persaudaraan (Fraternité) tampak belepotan jelaga, seolah meneteskan air mata hitam.
Di udara, selongsong gas air mata meluncur membentuk garis lengkung, menyemburkan asap pekat nan perlahan membungkus seluruh alun-alun. Pemandangan dramatis pada Sabtu itu menjadi titik puncak dari gelombang demonstrasi nan menghentak Prancis.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·