Pramono Respons Aksi ‘Rayap Besi’ di Jaktim, CCTV Dikerahkan Buru Pelaku

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Kondisi pagar nan digondol maling di dekat terminal Kampung Melayu, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons viralnya tindakan pencurian pagar besi taman di bawah Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, nan diduga dilakukan oleh oknum “rayap besi”.

“Jakarta ini sebagai kota nan terbuka tentunya tidak bisa 100 persen tidak terjadi apa-apa. Saya sudah mengecek dan juga mendapatkan laporan mengenai adanya pencurian besi-besi di beberapa JPO,” kata Pramono kepada wartawan, Selasa (7/7).

Pramono mengatakan, Pemprov DKI telah menginstruksikan jajarannya untuk menindaklanjuti kasus tersebut dengan memberikan hukuman kepada pelaku.

“Kalau dia pelajar, maka KJP-nya pasti bakal kami cabut. Kalau dia penerima bansos, bansosnya tidak kita berikan,” tegasnya.

Selain itu, Pramono meminta abdi negara memanfaatkan kamera pengawas nan telah terpasang di nyaris seluruh jembatan penyeberangan orang (JPO) untuk mengidentifikasi pelaku.

“Sekarang ini nyaris semua JPO sudah dipasang CCTV. Saya sudah minta didalami dan ditindaklanjuti untuk para pelakunya. Mudah-mudahan bisa kita tangkap,” ujarnya.

Sebelumnya, hilangnya pagar besi taman nan membentang di bawah Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial.

Kondisi pagar nan digondol maling di dekat terminal Kampung Melayu, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Pantauan kumparan di letak pada Selasa (7/7) siang, nyaris seluruh pagar besi telah raib. Kondisi tersebut menyisakan kerusakan pada tembok beton nan sebelumnya menjadi penyangga pagar.

Kepala Satpol PP Kecamatan Jatinegara, Teguh Nurdin Amali, mengatakan tindakan pencurian itu sebenarnya telah berjalan sejak akhir April hingga awal Mei, alias sekitar sebulan setelah Lebaran.

“Sebulan setelah Lebaran ya sudah ada, akhir April, awal Mei lah,” ujarnya.

Sementara itu, saksi mata sekaligus pengunggah video viral, Ijoel, menyebut pelaku tidak mencuri seluruh pagar dalam satu waktu. Menurutnya, tindakan dilakukan secara berjenjang selama beberapa hari dengan waktu operasi nan berbeda-beda.

Kondisi pagar nan digondol maling di dekat terminal Kampung Melayu, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

“Kalau untuk maling pagar besinya sudah melangkah tiga hari, jadi mereka enggak langsung semuanya diambil. Per hari beda jam beraksinya. Ada nan malam banget, ada nan pas sore, ada nan pas sebelum tengah malam,” kata Ijoel saat dikonfirmasi kumparan.

Ia mengungkapkan para pelaku menggunakan perangkat pemotong besi, linggis, dan peralatan lainnya untuk membongkar pagar. Warga juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian, namun saat petugas datang para pelaku sudah tidak berada di lokasi.

Saat ini, Satpel Pertamanan tengah memperbaiki dan membangun kembali pagar besi nan hilang. Sementara Satpol PP juga menempatkan personel untuk berjaga di letak guna mencegah pencurian kembali.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan