Pramono Didorong Tambah Sekolah Gratis Jakarta jadi 200, DPRD DKI: Siswa Kurang Mampu Prioritas

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Sejalan dengan itu, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Subki, juga turut mengapresiasi capaian program sekolah swasta cuma-cuma nan telah menjangkau 103 sekolah. Namun, dia menilai program tersebut tetap perlu diperluas.

"Tapi saya mau menyampaikan bahwa ini baru langkah pertama, lantaran tetap banyak sekolah nan perlu mendapatkan perhatian dari Pemprov DKI Jakarta," kata Subki.

Ia apalagi mengusulkan agar ke depan program sekolah cuma-cuma juga menyasar lembaga pendidikan berbasis keagamaan, khususnya madrasah.

"Maka jangan sampai diskriminasi ini berkepanjangan. Saya mengusulkan kepada Pak Gubernur dan jajarannya agar sekolah cuma-cuma pun disusul nanti, mudah-mudahan finansial Jakarta bisa mendapatkan peningkatan, dengan madrasah swasta gratis," ucap Subki.

Sementara itu, personil DPRD DKI dari Fraksi PAN, Lukmanul Hakim, mengingatkan agar penentuan letak sekolah cuma-cuma betul-betul memperhatikan kebutuhan di lapangan, mengingat tetap banyak anak nan putus sekolah di Jakarta.

"Hari ini sekolah negeri belum terpenuhi Pak, tetapi titik-titik letak 103 nan cuma-cuma itu belum tepat sasaran semuanya Pak. Di wilayah Cengkareng tetap banyak anak putus sekolah," terang Lukmanul.

Ia menegaskan, keberhasilan program sekolah cuma-cuma kudu diukur dari berkurangnya nomor putus sekolah di Jakarta.

"Kota Global tetap jauh dari angan jika tetap banyak (anak) putus sekolah. Saya harapkan jejeran Pak Gubernur betul-betul melihat, Pak, dalam menentukan titik sekolah cuma-cuma itu," jelas Lukmanul.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita